Balai Karantina Ikan Turun Periksa Kondisi Danau Buyat
BOLMORA.COM , BOLTIM – Kejadian matinya puluhan ribu ikan di Danau Buyat yang terletak di Desa Buyat Selatan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada pekan lalu cukup menghebohkan masyarakat.
Mendapatkan laporan ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sulawesi Utara (Sulut) dan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado langsung turun memeriksa kondisi Danau Buyat.
“Ketika mendapatkan informasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Boltim terkait kematian massal ikan yang ada di Danau Buyat, kami dari BKIPM pun merasa peduli dan langsung turun untuk memeriksa kondisi disini,” Ungkap Ketua tim BKIPM Manado Steven Manoppo yang didampingi Kepala Dinas Perikanan Boltim Nasarudin Paputungan saat diwawancarai Bolmora.com, Selasa (6/6/2023).
Dirinya menjelaskan, tim BKIPM bersama KKP mengambil sampel air maupun ikan yang berada di danau ini.
“Sampel ini akan kami bawa ke laboratorium, untuk melihat apakah ada penyakit yang terkandung di dalam ikan itu sehingga mati mendadak dalam jumlah yang besar. Langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan tergantung saat hasil keluar,” Jelas Steven.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Boltim Nasarudin Paputungan, untuk para kelompok nelayan jaring apung akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari Balai Benih Ikan (BBI) Tatelu.
“Proposal permohonan bantuan benih segera dibuat dan nanti akan kita kirim ke BBI Tatelu. Tak hanya Kelompok Jaringan Apung (KJA), Danau Buyat juga akan kita usulkan untuk di restocking atau pelepasan bibit baru,” Terang Nasarudin yang ikut mendampingi tim tersebut.
(RG)



