Bupati Bolmong Turun Langsung Serahkan Bantuan di 15 Kecamatan
BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, turun langsung melakukan penyerahan bantuan tahap II secara simbolis kepada masyarakat yang tersebar di 15 kecamatan se-Kabupaten Bolmong.
Guna memastikan bantuan tepat sasaran, bantuan tersebut diantar dan diserahkan langsung oleh trio pimpinan eksekutif dan legislatif, yaitu Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk, serta Ketua DPRD Bolmog Welty Komaling, secara maraton di 15 kecamatan yang tersebar di Bolmong.
“Ini merupakan kolaborasi yang baik dari pihak eksekutif dan legislatif dalam mengawal serta memastikan bantuan ini sampai kepada masyarakat dan tepat sasaran,” ujar bupati, Selasa (9/6/2020), saat berada di Kecamatan Passi Barat.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD Bolmong itu, setiap kepala keluarga (KK) menerima beras premium sebanyak 36 kilogram, 8 ikan kaleng, 2 kilogram minyak goreng, dan 4 kilo gula pasir.
“Dari 8.370 KK yang menerima bantuan, dibagi menjadi dua, yaitu 4.328 KK menerima beras 36 kilogram dan paket sembako lengkap. Sedangkan untuk 4.122 KK selaku penerima BPNT Rp200.000 yang bersumber dari APBN, bantuannya di top up oleh Pemda Bolmong dengan memberikan beras 36 kilogram. Sehingga, dengan begitu bisa dikatakan adil. Karena jika dirupiahkan, keduanya bernilai Rp.600.000,” terang Yasti.
Selain itu, per-Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKN) juga turut mendapatkan bantuan, yaitu 2 unit mesin jahit, 2 unit setrika, 2 pess kain drill, 2 gunting, 4 dus benang dan 4 dus rol karet. Pemberian tersebut bertujuan untuk pembuatan masker, dimana setiap Kelompok diharuskan memproduksi maksimal 1000 pc masker kain.
“Tak berhenti di situ, ada juga bantuan bibit jagung dan padi serta pupuk kepada petani untuk ditanam di lahan kuranglebih 10 ribu hektar, dan bantuan bibit ikan kepada nelayan. Serta bantuan bibit sayur mayur dan barito untuk kelompok wanita tani (KWT),” terangnya.

Yasti mengakui, konsekuensi dari wabah Covid-19, adalah terhambatnya pembangunan infrastruktur serta perekonomian masyarakat.
“Anggaran Bolmong yang dikembalikan ke Pemerintah pusat ada sekitar 162 miliar, stelahnya pemkab kembali harus merefocusing anggaran dan dikembalikan lagi oleh pemerintah pusat dalam bentuk bantuan, mulai dari BST, BLT dan sebagainya. Untuk penerimanya ada 10.010 orang, terbanyak jika dibandingkan dengan Daerah lainnya di Sulut,” jelas Yasti.
“Menurut saya tidak apa-apa infrastruktur tak jalan, yang penting rakyat saya tidak lapar,” tambahnya.
Di setiap kunjungan Bupati Yasti di 15 Kecamatan, dia selalu menyuarakan jargon Orang Desa Sehat Kuat lawan Covid-19.
“Dibandingkan dengan Daerah lain, hanya Bolmong yang berani memberikan bantuan selama 9 bulan atau sampai dengan Desember 2020 mendatang, tak berhenti disitu, bantuan masker juga akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Bolmong, setiap orang akan mendapatkan 2 masker bantuan dari Pemkab Bolmong dan Pemprov Sulut, dengan adanya berbagai bantuan ini insyallah sampai dengan Desember mendatang, Orang desa sehat kuat bisa menang lawan Covid-19,” tutup Yasti.
Perlu diketahui, dalam setiap penyerahan bantuan, setiap warga selalu memperhatikan protokoler kesehatan dengan cuci tangan sebelum dan sesudah penyerahan, memakai masker, dan tetap menerapkan phisical distancing (jaga jarak).
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolmong I Nyoman Sukra mengatakan, ada 8.370 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan beras dari APBD Bolmong.
“8.370 kepala keluarga yang dimaksud adalah mereka yang tidak tersentuh dana APBN. Misalnya mereka yang tidak menerima bantuan PKH dan BPNT,” ujarnya.

Dijelaskan, dari 30.716 warga miskin di Bolmong. 11.236 kepala keluarga sudah menerima PKH dan 15.358 kepala keluarga adalah penerima BPNT.
“Untuk sisa 4.122 KK akan menerima bantuan dari APBD Bolmong yang sudah disiapkan,” terang Nyoman.
Sementara itu, ada 4.248 Kepala Keluarga yang masuk dalam data miskin baru. Jika dijumlahkan data sebelumnya yang berjumlah 4.122 kk dan data miskin baru maka yang berhak menerima bantuan sebanyak 8.370 kepala keluarga.
“Warga miskin baru disini adalah mereka yang jadi pengangguran akibat dirumahkan bahkan di PHK,” ungkapnya.
Berikut paket bantuan pangan dan sembako non beras yang disebar di 15 kecamatan di Bolmong:
| 1. Dumoga Barat : 769 |
| 2. Dumoga Utara : 272 |
| 3. Dumoga Tengah : 369 |
| 4. Dumoga Timur : 689 |
| 5. Dumoga Tenggara : 290 |
| 6. Dumoga : 656 |
| 7. Sangtombolang : 452 |
| 8. Lolak : 772 |
| 9. Passi Barat : 568 |
| 10. Bilalang : 345 |
| 11. Passi Timur : 643 |
| 12. Lolayan: 831 |
| 13. Poigar : 683 |
| 14. Bolaang Timur : 305 |
| 15. Bolaang : 726 |
Total Penerima: 8.370 Kepala Keluarga
Sumber: DKP dan Dinsos Kabupaten Bolaang Mongondow
(Advertorial/Agung)



