Kotamobagu

Penertiban Pasar Senggol Ricuh, Warga Pukul Mundur Satpol PP

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Penertiban pembangunan Pasar Senggol di kompleks Pasar 23 Maret Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat berakhir ricuh.

39 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), terlibat bentrok dengan ratusan warga Kelurahan Gogagoman, Jumat (16/6/2017) sore tadi.

Pantauan BOLMORA.COM, Satpol PP tiba di lokasi pada pukul 15.00 WITA, dan langsung dihadang oleh ratusan warga. Aksi adu mulut dan saling dorong terjadi, sehingga berujung bentrok. Akibat kejadian tersebut, satu personel Satpol PP,  yakni Aifan Walang, terkena bogem mentah dari warga Gogagoman.

“Kami turun ke sini hanya sekadar untuk penyampaikan surat teguran kedua, terkait pelarangan pembangunan Pasar Senggol, tapi langsung dihadang warga,” ujar Kepala Dinas Satpol PP Sahaya Mokoginta.

Di lain pihak, Abdul Rivai Mokodompit, selaku koordinator Pasar Senggol Gogagoman menyesalkan tindakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

“Pemkot jangan membenturkan masyarakat dengan Satpol PP, karena kami di sini tidak akan mundur satu langkah pun, dan tetap akan mempertahankan pembangunan senggol ini, karena sudah menjadi tradisi selama 28 tahun di Kelurahan Gogagoman,” ujar Rivai.

Kericuhan akhirnya dapat dilerai oleh aparat Kepolisian, yang sat itu datang ke lokasi untuk menjadi penengah.(me2t)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button