Aktivitas Warga Bolmong di Luar Rumah Semakin Ramai, Bupati Ingatkan Physical Distancing Dipatuhi
BOLMORA.COM, BOLMONG — Himbauan pemerintah untuk saling menjaga jarak belum sepenuhnya menjadi perhatian warga Kabupaten Bolaang Mongondow. Bahkan belakangan ini aktivitas warga diluar rumah semakin ramai. Salah satunya di pusat jajanan buka puasa (takjil) Kecamatan Lolak, yang semakin padat dikunjung warga setiap sorenya.
Warga terlihat bergerombol di depan penjual takjil tanpa ada jarak. Anjuran physical distancing terkesan terabaikan dan mulai kendor.
Bahkan hasil pantauan, ada pula warga yang tidak mengenakan masker di sejumlah tempat usaha, dan tidak ada fasilitas air untuk cuci tangan. Selain itu kabarnya ada masjid yang mulai menggelar salat berjamaah.
Tak hanya itu, jalur dua di kompleks kantor bupati sering dijadikan arena balap liar oleh puluhan anak muda, terutama di waktu pagi dan sore. Dilain tempat warga juga banyak yang mengunjungi Pantai Lolak.
“Warga mulai banyak keluar rumah,” kata Sri seorang penjual takjil.
Sri mengaku belakangan ini jualannya laris habis terjual, terlebih menjelang waktu berbuka.
“Kini saya bisa untung 300 ribu per hari,” katanya.
Terkait kondisi ini, Sangadi Desa Motabang Ismael Dilapanga mengaku tetap menghimbau warganya agar tidak mengabaikan physical distancing.
“Selalu saya bilang ke warga agar jangan kendor,” kata dia.
Sementara, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow kerap meminta warga Bolmong untuk tetap menjalankan physical distancing guna memutus ranting penyebaran Covid 19.
“Tetap pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan,” imbau bupati.
Menurut Yasti peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah penularan Covid 19 khususnya di Kabupaten Bolmong.
(Agung)



