Peran ASN Dalam Melawan Covid 19, Harus Menjadi Penebar Aura Positif di Kalangan Masyarakat
BOLMORA.COM, BOLMUT — Fenomena penyebaran pandemi Covid-19 yang terus meluas keseluruh penjuru Indonesia bukanlah sebuah penghalang bagi seseorang untuk tetap produktif dan berpikir positif.
Dengan berpikir positif dan terus berkreatif, sebuah ide akan timbul menghasilkan berbagai inovasi-inovasi yang bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat sekitar.
Sehingga itu, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) diharapkan menjadi figur terdepan dalam memerangi Covid-19.
Sistem kerja dari rumah (Work From Home), bukanlah sebuah alasan bagi para ASN untuk tidak menjaga produktivitas kerja. Mereka tetap harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Selain itu, ASN juga harus bisa menjadi sosok penyebar energi positif di tengah perang melawan Covid-19. Komitmen inilah yang mendorong kita untuk berintegritas se-iya dan se-kata dengan kebijakan Pemkab Bolmut yang turunannya sampai kepada pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Harapan ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmut, Khristanto Nani, SSTP, kepada BOLMORA.COM, Minggu (03/05/2020).
Menurut Khristanto, ASN harus bisa menjadi ujung tombak dalam penanggulangan Covid-19. Terlebih, ASN mengemban tugas sebagai pelaksana kebijakan dan pelayan publik, artinya ASN harus berperan sebagai pelopor, penggagas dan penggerak dimanapun dia berada. Bukan hanya di tempat kerja tetapi juga di lingkungan masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa semua ASN harus menjadi pelopor gerakan jaga jarak (social distancing dan physical distancing) serta juga tidak mudik atau pulang kampung untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ini menjadi bagian dari peran ASN sebagai ujung tombak.
Dikatakan Khristanto, peran ASN dalam penanggulangan Covid-19 juga bisa dilakukan melalui penyebaran informasi benar terkait Covid-19 sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat khususnya warga Bolmut.
Sehingganya diperlukan teknik komunikasi agar pesan yang disampaikan bisa dicerna masyarakat dengan mudah dan jelas.
“Sejauh ini peran ASN sudah all out the box, ASN sudah banyak memberikan kontribusi ditengah penanganan pandemi Covid-19. Selain tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan melawan covid-19, tenaga ASN juga ikut memberikan pemahaman bantuan moril bahkan materil termasuk memberikan aura positif bagi masyarakat untuk tetap produktif di tengah wabah ini,” ungkapnya.
Lanjut Khris, ASN harus bisa hadir ditengah masyarakat, dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang penanganan Covid- 19, untuk selalu mengkampanyekan self/social distancing serta penggunaan masker, handsanitizer dan paling penting mematuhi WFH.
“Tidak keluar masuk ke daerah terpapar dan cerdas dalam menggunakan medsos apalagi berhubungan dengan penyebarluasan informasi terkait covid-19, serta membuka ruang komunikasi yang baik tanpa menimbulkan kegaduhan,” tutup Khristanto menyampaikan pesannya untuk rekan-rekan ASN Bolmut..
(Awall)
Editor: Wandy.



