Pedagang Antre Menunggu Pendaftaran Lapak di Pasar Senggol
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Gedung perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mendadak ramai dengan ratusan orang yang duduk menunggu sesuatu, Kamis (31/5/2018).
Ketika BOLMORA.COM mewawancarai salah satu warga, dirinya mengaku merupakan pedagang yang menunggu pembukaan pendaftaran Lapak Pasar Senggol, yang dibuat Pemkot di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
“Saya dari jam 9 pagi di sini untuk mendaftar agar bisa mendapatkan lapak di Pasar Senggol,” ungkap Mariani, salah satu warga yang mengaku merupakan pedagang asal Kawangkoan.
Berdasarkan pantauan media ini, sampai pukul 15:30 WITA, pendaftaran pedagang Pasar Senggol belum dimulai. Informasi dari salah satu staf di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UM) Kepala Dinasnya masih rapat bersama Pjs Wali Kota di Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu.
“Pak kadis masih rapat dengan Pjs Wali Kota,” kata salah satu staf Disdagkop-UKM.
Saat dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Disdagkop-UKM Kota Kotamobagu Herman Aray menerangkan, rapat bersama Pjs Wali Kota dan Forkopimda untuk membicarakan Pasar Senggol.
“Pendaftaran pedagang Pasar Senggol akan dibuka malam ini, setelah selesai Salat Tarawih, tapi yang kita utamakan adalah pedagang-pedagang asal Kota Kotamobagu. Nanti jika masih ada lapak, pedagang dari luar yang akan kita layani,” terang Aray.
Diketahui, Pemkot melalui Disdagkop-UKM menyiapkan 350 lapak dengan sewa Rp287.500 per lapak, selama 11 hari berjualan.(me2t)



