Mulai Besok, PT Conch dan PT Sulenco Resmi Ditutup
BOLMORA, BOLMONG — Dipastikan Kamis (1/6/2017) besok, PT Conch dan PT Sulenco akan ditutup sementara waktu. Hal itu ditegaskan Bupati Kabupaten Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, pada rapat bersama jajaran Pemkab Bolmong dengan pimpinan PT Conch dan PT Sulenco, di ruangan rapat lantai lll Setda Kabupaten Bolmong, Rabu (31/5/2017).
Dalam rapat yang turut dihadiri Plt Sekda Bolmong Ashari Sugeha, Asisten I, II dan III, Kaban Bappeda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Disperindag-ESDM, Kepala Disnakertrans dan Kepala Dinas Kominfo Bolmong tersebut, berakhir dengan penegasan soal penutupan sementara aktivitas PT Conch dan PT Sulenco.
“Saya tegaskan akan menutup perusahaan itu. Sebab, setelah melewati pembahasan dan pengecekan terkait kelengkapan izin perusahan, ternyata tidak lengkap. Olehnya, kalau saya tidak lakukan ini, nantinya pemerintah daerah dianggap melanggar undang-undang, bahkan masyarakat akan mengira pemerintah daerah sudah menerima sogok dari pihak perusahaan,” ujar Yasti.
Ditegaskan, itu sudah menjadi keputusan pihak pemerintah daerah, dan berdasarkan undang-undang yang berlaku.
“Investasi yang masuk harus dengan syarat undang-undang, serta memperhatikan kesejahteraan rakyat. Hari ini, kami langsung menyurat ke pihak kepolisian untuk mem-police line lokasi perusahaan, guna menghentikan segala aktivitas di situ. Hasil rapat tidak ditanda tangani perusahaan. Jadi harus ditutup, apapun risikonya, karena saya nilai pihak perusahaan tidak kooperatif,” bebernya.
Menurut Yasti, Pemkab akan memberikan penawaran terkait rekomendasi lahan yang telah dikeluarkan sebelumnya, asalkan segala izin awal harus segeras diurus. Di antaranya, Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), serta izin exploitasi dan produksi.
“Saya tidak melarang ada investasi masuk di Bolmong, karena kami juga butuh investasi. Tapi, harus sesuai dengan peraturan yamg berlaku. Kita ketahui bersama, ada banyak investasi yang masuk di Bolmong, tapi hanya PT Conch yang tidak mematuhi aturan. Saya tegaskan, saya tidak takut dengan siapapun backingnya perusahan, karena saya yakin warga Bolmong ada di bekalang kami,” imbuhnya.(gnm)



