Partai Final Liga Champions 2016, Misi Balas Dendam Bagi Atletico Madrid
Partai Final Liga Champions 2016, Misi Balas Dendam Bagi Atletico Madrid
Bolmora – Olahraga – Misi balas dendam Atletico Madrid kepada Real Madrid tampaknya sudah ditunggu-tunggu selang dua tahun lamanya. Kini tim besutan Diego Pablo Simeone, berambisi mengalahkan tim sekota di partai puncak demi merengkuh gelar pertamanya di kancah di kancah Liga Champions Eropa. Pertarungan kedua tim ini bakal digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (29/5/2016) dini hari WIB.
Laga yang penuh gengsi ini tentu mengingatkan publik dengan apa yang terjadi dua tahun lalu. Madrid dan Atletico bertarung di final Liga Champions 2014. Pada saat itu, Madrid menang lewat perpanjangan waktu sampai 120 menit. Sempat tertinggal 0-1 sejak menit 38 oleh gol Diego Godin, Madrid akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 4-1 oleh gol Sergio Ramos, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo dan Marcelo.
Tak disangka, kedua tim kembali berhadapan di partai puncak Liga Cahmpions 2016, seteleh masing-masing klub menyingkirkan lawan-lawannya. Seperti Real Madrid, yang menyingkirkan AS Roma (ITALIA), Wolfsburg (JERMAN), dan Manchester City (INGGRIS.
Sedangkan, Atletico Madrid menyingkirkan tim-tim kuat seperti PSV Eindhoven juara Liga Belanda, juara bertahan Barcelona (SPANYOL) dan Tim yang paling diunggulkan Bayern Muenchen (JERMAN) yang juga tim juara Liga Jerman.
Namun, kekuatan kedua tim kali ini berbeda dengan dua tahun lalu. Madrid yang kala itu dilatih Carlo Ancelotti, kini sudah ditangani oleh Zinedine Zidane. Sementara Atletico tetap mempercayai Diego Simeone. Tapi, kubu Los Rojiblancos mengubah sebagian besar susunan pemainnya.
“Saya rasa pertandingan nanti akan berjalan tegang sejak menit pertama. Madrid tidak mengalami banyak perubahan, sedangkan kami dalam kondisi yang sebaliknya. Tapi struktur (kepelatihan) Atletico tetap sama. Mungkin ada situasi berbeda dalam laga nanti. Madrid sangat berbahaya. Tapi kami akan bekerja keras dan tampil ngotot agar bisa mewujudkan impian kami,” ucap Simeone, yang dikutip dari situs UEFA.
Jika Madrid menang, mereka bakal menambah koleksi gelarnya jadi 11. Sementara, Atletico ingin menjadikan gelar musim ini sebagai yang pertama sepanjang sejarah klub.
“Sejarah 113 tahun klub ini berada dipunggung saya. Tapi saya tidak tertekan. Saya justru menikmati tekanan itu. Hanya kemenangan yang dapat membuat saya lega,” kata Simeone.
Jelang bentrok, kedua tim punya catatan sama kuat. Sejak ditangani Simeone, Atletico sudah tujuh kali mengalahkan Los Blancos. Hal serupa juga dialami oleh Madrid. Cristiano Ronaldo Cs menang tujuh kali atas Atletico dan lima pertandingan lainnya berakhir seri. Namun, Real Madrid punya hasil buruk saat bermain di Italia. Mereka sering mengalami kegagalan ketika bermain di Italia, apalagi pada partai final kali ini akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, yang notabenenya milik klub AC Milan dan Inter Milan.
“Kita semua tahu, Atletico merupakan tim yang bagus. Mereka juga layak berada di laga final. Mereka sangat baik karena bisa menyingkirkan tim-tim papan atas. Di atas itu semua, mereka tahu caranya bersaing,” ucap kapten Madrid, Sergio Ramos.
“Kami mengharapkan pertandingan nanti berjalan sulit. Pada saat ini kami harus meminimalisir kesalahan dan bermain dengan kerendahan hati, kerja keras serta usaha optimal. Jika bisa melakukan itu, kami akan berada di jalur yang benar dan meraih hasil yang besar,” pungkasnya.
Dalam laga nanti, Atletico bisa membawa semua pemain terbaiknya. Sedangkan Madrid terpaksa meninggalkan Raphael Varane. Hingga kini, sang pemain masih menjalani pemulihan cedera hamstring.(gerry)
Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim:
Real Madrid (4-3-3): Keylor Navas; Dani Carvajal, Pepe, Sergio Ramos(C), Marcelo; Casemiro, Toni Kroos, Luka Modric; Garteh Bale, Karim Benzema, Cristiano Ronaldo.
Atletico Madrid (4-4-2): Jan Oblak; Juanfran, Diego Godin(C), Jose Gimenez, Filipe Luis; Augusto Fernandez, Koke, Gabi, Saul Niguez; Antoine Griezmann, Fernando Torres.
Sumber Sindonews



