Tak Perbarui AMDAL, Aktivitas Perusahaan Terancam Ditutup

0
879
Advertisement

Tak Perbarui AMDAL, Aktivitas Perusahaan Terancam Ditutup

Bolmora, Bolmut

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), mengimbau perusahaan-perusahaan yang bergerak pada usaha pengelolaan sumber daya mineral dan usaha lainnya, yang berdampak pada lingkungan, untuk segera memperbarui dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Sidik Binol, belum lama ini.

“Regulasi perizinan di bidang pertambangan dan usaha-usaha yang berdampak pada lingkungan tidak sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), salah satunya izin lingkungan. Untuk itu, diimbau agar setiap perusahaan yang bergerak di bidang yang berdampak pada lingkungan, supaya segera memperbarui dokumen Amdal,” tegas Binol.

Menurutnya, meski jenis perizinan tersebut adalah kewenangan Pemprov, tapi tak lepas dari peran dan tanggung jawab pemerintah daerah, sebagai salah satu dasar rekomendasi wilayah untuk mengeluarkan izin.  

“Cakupan izin lingkungan ini adalah Amdal, dan dokumennya harus dievaluasi dan diperbarui kembali setiap enam bulan. Tentu evaluasi ini dilaksanakan dalam rangka meninjau perkembangan dampak yang diakibatkan setiap aktivitas perusahaan dan damp[ak yang ditimbulkan terhadap lingkungan. Seperti, taraf pencemaran air, ekositem dan lain-lain,” papar Binol.

Terpisah, Yusman Hunowu, salah satu pengamat sosial dan kemasyarakatan di Bolmut, meminta Pemkab Bolmut untuk tidak segan-segan menutup aktivitas perusahaan yang tidak melakukan pembaharuan Amdal.

“Karena, jika ada masyarakat yang dirugikan, maka tentunya Pemkab Bolmut yang harus bertanggung jawab. Sehingga itu, dalam masalah Amdal ini, Pemkab Bolmut harus tegas. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengehentikan aktivitas perusahaan jika tidak mau memperbaharui ataupun mengurus Amdal,” pinta Hunowu.(ady)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here