Warga Mogolaing Tolak Pelebaran Jalan

Warga Mogolaing Tolak Pelebaran Jalan
Bolmora-Kotamobagu
Kembali proses pelebaran jalan di Kotamobagu mendapat tentangan dari masyarakat. Setelah sebelumnya warga Kotobangon dan Moyag bersatu melakukan penolakan, walau pada akhirnya mengikhlaskan sebagian tanah mereka, kini giliran warga Mogolaing yang bersuara.
Pasalnya, telah sampai informasi kepada warga Mogolaing bahwa Pemkot Kotamobagu sudah mengirim proposal ke Kementerian PU terkait rencana pelebaran jalan Adampe Dolot, yang sebagiannya melintasi Mogolaing.
Kepada Bolmora.com, Ruslandi Mongilong, salah satu tokoh pemuda Mogolaing mengatakan, warga Mogolaing sudah melakukan pertemuan beberapa waktu lalu untuk membahas sikap warga terkait rencana pelebaran jalan Adampe Dolot, dan keputusannya adalah warga Mogolaing sepakat menolak rencana tersebut.
“Masyarakat yang hadir pada malam itu sepakat menolak pelebaran jalan Adampe Dolot yang melintasi Kelurahan Mogolaing,” ujarnya.
Bahkan, Ketua Pimpinan Kecamatan KNPI Kotamobagu Barat tersebut mengatakan, saat ini warga Mogolaing sedang mengedarkan formulir penolakan pelebaran jalan yang didalamnya berisi tanda tangan warga sebagai bentuk dukungan.
“Proses pengumpulan dukungan lewat tanda tangan sedang berlangsung,” ujarnya.
Landi, sapaan akrabnya mengatakan, dirinya menyesalkan kurangnya proses sosialisasi dari Pemkot kepada warga masyarakat tentang wacana pelebaran jalan tersebut.
“Yang ada selama ini hanyalah penyampaian saat hajatan warga,” ujarnya.
Landi mengatakan, warga Mogolaing mengharapkan Pemkot Kotamobagu bersama SKPD yang terkait, camat, beserta lurah, agar bisa memfasilitasi warga Mogolaing untuk duduk bersama dalam sosialisasi resmi dan membicarakan rencana tersebut.
“Agar bisa ada titik temu antara Pemkot dan warga, sehingga rencana pelebaran jalan Adampe Dolot bisa dicarikan solusinya,” tutup Landi.(ady)



