✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Boltim

Warga Korban Banjir di Buyat Satu dan Buyat Tengah Kekurangan Air Bersih

BOLMORA.COM , BOLTIM – Warga masyarakat Desa Buyat Satu dan Desa Buyat Tengah, Kecamatan Kotabunan,Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai kembali beraktivitas pasca banjir yang melanda kedua desa ini pada Jumat 15 April 2022 kemarin.

Pantauan media ini, posko pengungsi yang berada di Paud Bubuan Desa Buyat Tengah sudah kosong, karena sejumlah masyarakat yang terdampak banjir telah kembali ke kediaman masing-masing.

Menurut Sangadi Buyat Satu Chandra Setiawan Modeong, sebanyak 15 rumah di wilayahnya terendam banjir tersebut.

Pemerintah Desa Buyat Satu menyalurkan bantuan bagi korban banjir

“Di Buyat Satu sebanyak 15 rumah yang terkena dampak banjir ini, namun pemerintah desa sudah menyalurkan bantuan bahan pokok pada pagi tadi,” Ujar Chandra, Sabtu (16/4/2022).

Di Buyat Tengah sendiri, Sangadi Irwan Modeong mengatakan, di desanya sebanyak 59 rumah penduduk yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Buyat.

“Untuk di Buyat Tengah, total rumah yang terkena banjir sebanyak 59 rumah, paling banyak ada di Perumahan Bubuan, dan ada juga beberapa rumah disekitar kantor desa,” Kata Irwan.

Dirinya menerangkan, bantuan untuk para korban terdampak banjir juga sudah mulai disalurkan.

Bantuan bagi korban banjir di Buyat dari Dinas Kesehatan Boltim

“Semalam ada bantuan 1 karung beras dari BPBD, dan tadi siang sudah masuk juga bantuan dari Dinas Kesehatan Boltim yakni beras 1 karung, beberapa dos susu balita, dan air mineral 5 dos. Ada juga bantuan dari perorangan,” Terang Irwan.

Kepala Dinas Kesehatan Boltim Saifudin Gobel ketika dikonfirmasi terkait bantuan tersebut mengungkapkan, bantuan ini merupakan inisiatif dari pegawai-pegawai yang ada di Dinas Kesehatan.

“Selain dari dinas sendiri, ada juga tambahan dari puskesmas. Ini sekedar untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir,” Ungkap Saifudin.

Sementara itu, salah satu warga Buyat Satu yang rumahnya ikut terdampak banjir tersebut mengeluhkan kekurangan pasokan air bersih.

“Kalau untuk minum kami sudah mendapatkan bantuan air mineral dari pemerintah desa, namun untuk mencuci serta membersihkan rumah dari lumpur harus mengambil air bersih dari rumah saudara dengan menggunakan galon,” Jelas Lamber.

Tampak warga sedang membersihkan rumah dari lumpur yang terbawa banjir kemarin

Hal yang sama juga dikatakan Mey Rondonuwu yang merupakan salah satu warga kompleks Perumahan Bubuan. Menurutnya, saat ini warga yang terdampak banjir sangat membutuhkan air bersih.

“Sumur-sumur warga belum bisa dipakai, air minum pun hanya mengandalkan air galon yang dibeli dari Depot-depot air minum isi ulang. Kami sangat mengharapkan adanya bantuan air bersih untuk mandi maupun mencuci pakaian yang terkena lumpur akibat banjir,” Pintanya.

Sebagaimana diketahui, banjir yang terjadi kemarin tidak hanya membuat trauma masyarakat di dua desa tersebut. Namun, masyarakat Desa Buyat Barat dan sebagian masyarakat Desa Buyat Dua juga terus waspada dikarenakan rumah milik mereka tidak berjauhan dengan Sungai Buyat.

(RG)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button