Hasil Rapid dan Swab Test, Bolmong Masih Aman dari Kasus Positif Covid-19
BOLMORA.COM, BOLMONG — Untuk memproteksi penyebaran Virus Corona di Kabupaten Bolaang Mongondow, Pemkab Bolmong melalui tim penanganan Covid-19 intens melakukan protokol kesehatan terhadap warga Bolmong yang datang dari luar daerah.
Sejumlah warga dengan status Orang Riwayat Perjalanan (ORP) dilakukan Rapid dan Swab Test. Salah satunya kepada seorang jamaah tabligh peserta Ijtima Gowa, yang hasilnya menunjukkan negatif.
Bersamaan dengan itu, hasil rapid test terhadap belasan siswa pesantren temboro juga negatif. Sebelumnya, 14 jamaah tabligh peserta ijtima Gowa lainnya dinyatakan aman setelah hasil rapid tes negatif.
Kabar gembira ini dibenarkan oleh Dirut RSUD Datoe Binangkang Debi Kulo. Ia mengatakan, ORP wajib Rapid Test.
“Hasil swab test untuk seorang peserta ijtima yang bermukim di Desa Mongkoinit sudah keluar, dan hasilnya negatif,” beber dia.
Menurut Debi, warga tersebut positif pada rapid test. Hingga berlanjut dengan swab test.
“Selama ini ia menjalani isolasi di rumah,” katanya.
Terpisah, Kadis Kesehatan melalui Kabid Yusuf Detu mengatakan, belasan siswa pesantren temboro yang baru tiba di Bolmong sudah menjalani rapid test.
“Alhamdulilah hasilnya negatif,” kata dia.
Pun demikian, kata Detu, mereka tetap harus menjalani isolasi, dan Dinas kesehatan akan terus mengawasi proses isolasi tersebut.
“Protokol Covid tetap berlaku,” katanya.
Diketahui Bolmong berturut turut dimasuki warga dari cluster covid 19. Selain dari Gowa dan Temboro, ada pula dari cluster Doloronda. Namun hasil swab dan rapid test menyatakan semua negatif.
Bolmong memang ekstra ketat dalam mengawasi warga pendatang. Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menginstruksikan tiap warga luar yang masuk untuk menjalani isolasi hingga 30 hari.
“Sangadi data warga pendatang,” beber dia.
(Agung).



