Bawaslu Bolmong Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

0
205
Bawaslu Bolmong Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu
Ketua Bawaslu Kabupaten Bolmong Pangkerego

BOLMORA.COM, POLITIK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menerima dugaan laporan pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, dengan terlapor dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, Minggu (21/4/2019).

Ketua Bawaslu Bolmong Pangkerego saat di konfirmasi mengungkapkan, dua oknum ASN yang dilaporkan oleh salah satu Caleg dari Partai Deokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), karena diduga merubah angka perolehan suara milik sejumlah Caleg.

“Kami sudah menerima laporannya, dan akan diimput,” ujar Pangkerego, ketika dikonfirmasi. Senin (22/4/2019).

Menurutnya, Caleg tersebut melaporkan oknum ASN karena diduga mencoba menambah dan mengurangi perolehan suara milik para Caleg yang ada di daerah pemilihan itu. 

“Pelapor juga memasukkan beberapa bukti. Di antaranya foto dan rekaman pengakuan oknum ASN tersebut. Di mana di ruangan kerja ASN tersebut didapati formulir C1 yang berserahkan milik para Caleg,” ungkapnya.

Menaggapi hal tersebut, Camat Bolaang Iswanto Gobel, yang merupakan salah satu terduga pelaku pelanggaran Pemilu, membantah jika dirinya melakukan penggelembungan dan pergeseran suara salah satu Caleg PDIP.

Dikatakan, tudingan salah satu caleg dari PDIP tersebut tidak benar dan tidak akan mungkin dilakukannya.

“Saya tidak mungkin melakukan hal sebodoh itu. Saya masih sadar dan masih tahu jika hal tersebut dilakukan akan berdampak hukum kepada saya nanti,” ungkapnya.

Menurutnya juga, foto bukti yang ditudahkan kepadanya tidak benar. Sebab, yang dipegangnya dalam foto itu bakan C1, namun data base.

“Di dalam foto itu yang saya pegang bukan C1, tapi data bese,” kata Iswanto.

Lanjutnya, semua yang dituduhkan kepada dirinya semua tidak benar. Apalagi mengotak atik, dan menambah suara partai lain. Ini tentu sangat melawan hati nuraninya.

“Saya tak sebejat itu, yang seperti dilaporkan. Tapi bila dilaporkan ke Bawaslu, itu hak mereka,” tandasnya.

(agung)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here