Bolmong

Satu Rumah di Tadoy Rata Tanah Akibat Tabung Gas

BOLMORA, BOLMONG – Kebakaran kembali terjadi di wilayak Kabupaten Bolmong. Satu rumah bersama satu sepeda motor di Desa Tadoy, Kecamatan Bolaang Timur, hangus terbakar rata tanah. Kejadian Minggu (22/4), sekitar pukul 09.30 WITA.

Hanya dalam jangka waktu sekejap, jilatan api menghanguskan rumah milik Hamdi Paputungan (45), yang dihuninya dengan sang istri Nova Ugis (35) bersama anak-anak mereka Farhan Paputungan (14) dan Fachri Paputungan (12). Tidak hanya menghanguskan rumah dan sebuah sepeda motor yang terparkir, kebakaran juga menyebabkan Hamdi dan Nova mengalami luka bakar.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung bergotong royong membantu memadamkan api dengan peralatan apa adanya, untuk menghindari kebakaran yang lebih luas dan tidak menjalar ke rumah warga lainya. Apalagi, rumah tersebut berbatasan langsung dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tadoy. Namun, api terus membesar hingga menghanguskan rumah tersebut.

Menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong Rafik Alamri, penyebab utama kebakaran diduga akibat adanya kebocoran pada tabung Liquified Petroleum Gas (LPG).

“Musibah kebakaran ini juga menimbulkan korban luka bakar, dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit (RS),” ungkapnya.

Rafik menjelaskan, akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Perkiraan sementara, kerugian materil sekitar Rp100 juta. Saat ini, korban luka bakar sedang dirawat di rumah sakit,” kata Rafik.

BPBD Bolmong sendriri akan segera menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran tersebut.

“Penyeluran bantuan logistik kepada warga terdampak kebakaran akan segera kita lakukan, tentunya menyesuaikan dengan stok yang ada di BPBD Bolmong,” ujarnya.(agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button