Semangat TMMD 98 Bersama Warga Kecamatan Bilalang
BOLMORA, BOLMONG – Semangat gotong royong membangun kampung halaman tercinta, terpancar dari para warga yang ada di Desa Tuduaog, Kolingangaan, dan Desa Apado, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara.
Ketiga desa tersebut, sedang menjadi pusat kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 98 Tahun 2017. Kegiatan ini merupakan, program terpadu TNI Angkatan Darat (AD) bersama pemerintah daerah, bertujuan mempercepat pembangunan daerah di pedesaan, dengan melakukan gotong royong bersama warga sekitaran.
Sasarannya, pembangunan Fisik, dan non Fisik. Untuk Fisik, perkerasan jalan sepanjang 18 kilometer. Rehab rumah ibadah (masjid & gereja), rehab rumah tidak layak huni, rehab jembatan Desa Kolingangaan, pembuatan jambanisasi/MCK warga kurang mampu, dan pembangunan kantor bersama tiga pilar.
Pembangunan sudah dilakukan sejak lima hari yang lalu, terinformasi, Jumat (07/04/2017), persiapan pekerjaan fisik, memasuki tahap pembersihan bahu jalan, dan sudah mencapai 2000 meter, dengan menggunakan alat berat Exafator dan Buldoser.
Bersamaan, pekerjaan Kantor Bersama Tiga Pilar sudah mencapai 10 persen, Jambanisasi 5 persen dan rehab Masjid Desa Apado dalam tahap pembongkaran. Sementara untuk non fisik, personil Kodim 1303 bersama instansi terkait melakukan berbagai peyuluhan serta pemutaran film perjuangan.
Kekompakan dalam bekerjasama antara keduanya semakin kental dan akrab. Perpaduan ini menjadi semangat tersendiri bagi warga Bilalang, ketulusan dan kordinasi yang baik nampaknya menjadi kunci kesuksesan TMMD.
Kecintaan rakyat terhadap para prajurit TNI terlihat jelas. Sebaliknya, para TNI, tidak tidak lagi sungkan dalam berbhakti, mereka bahkan rela tinggal bersama para warga, demi membantu kemajuan di kampung halaman warga Kecamatan Bilalang.
Kepala Desa Tuduaog Baru Yuke Goni mengatakan, Jumat (07/04/2017), masyarakat Desa Tuduaog Baru begitu antusias menyambut program TMMD. Kegiatan ini menjadi kesan tersendiri bagi warganya.
“ Warga kami begitu semangat menyambut adanya program TMMD, dan kegiatan ini menjadi kesan tersendiri bagi kami. Begitupun dengan manfaatnya, kami sangat terbantukan, “ katanya.
Bahkan Kades di tiap-tiap desa memberikan jadwal secara bergilir, dan setiap harinya 50 orang warga turut membantu petugas TMMD secara sukarela. (Wandy)



