Gubernur Yulius Hadir Langsung Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama yang Digelar JIPS
BOLMORA.COM, MANADO – Kegiatan Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan yang digelar Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), berlangsung penuh makna.
Kegiatan yang digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (21/3/2005), dan rutin setiap tahun oleh organisasi paguyuban para wartawan yang meliput di kantor gubernur ini menuai perhatian khusus dari Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut.
Pun pada kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Penuh Berkah Bersama Anak Panti Asuhan” ini, sejumlah pengurus organisasi pers yang merupakan konstituen (diakui) Dewan Pers. Diantaranya, Koordinator Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Wilayah Sulawesi Amanda Komaling, bersama Sekretaris Donny Aray,,Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulut Ferdinand Adi Putong, Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Herman Manua, Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado Zulkifli Madina, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut Voucke Lontaan, bersama sekretaris dan jajaran.
Pada kesempatan itu, Gubernur Yulius mengatakan bahwa, dunia jurnalis bukan hal yang baru baginya. Mengingat dirinya punya back-round di bidang intelejen.
“Sejak masih zaman media koran dan TV atau elektronik, dirinya banyak berkutat dengan dunia jurnalis, karena tugas intelejen sama dengan kerja wartawan,” ungkapnya.
Suami tercinta dari Ny. Anik Fitri Wandriani ini, meminta Pemprov Sulut melalui Dinaskominfo yang membawahi media cetak dan media online, harus pandai dan cerdas menghadapi situasi yang terjadi.
“Saya juga harapkan dan ingin media bisa secara transparan tentang kinerja dan pemerintahan saya. Wartawan ini pekerjaannya suci dan bagus, karena punya visi dan misi untuk kemajuan Sulut,” bsebutnya.
“Memang, untuk pencerahan dan keterbukaan, baik lokal dan internasional perlu ada kedewasaan dan evaluasi diri. Untuk itu, mari instrospeksi diri, bekerja beritakan yang positif untuk masyarakat,” pinta Yulius.
“Jika ada berita yang masih kurang dewasa, saya maklumi, tapi harua belajar cepat. Saya ingin tidak ada kepentingan. Saya mau dikoreksi atas pemerintahan saya, silakan dikoreksi secara benar,” pesan mantan Staf Pribadi Presiden Prabowo Subianto saat masih menjabat Menhan RI ini.
Gubernur berharap agar berita yang belum jelas informasinya agar tidak diviralkan melalui media. Agar tidak menjadi polemik, diskriminasi, apalagi berita itu dari luar provinsi.
“Dunia dalam genggaman media online, pikirkan terlebih dahulu dan gunakan hati dalam bekerja,” terang gubernur yang diketahui lulusan terbaik Akmil 1988.
Sementara itu, Sekretaris SMSI Sulut Herman Manua memuji program rutin tahunan JIPS, yang merupakan bentuk kepedulian kepada sesama.
“Apalagi saya dengar dalam kegiatan keagamaan JIPS menjadi cerminan toleransi antar umat beragama. Seperti kegiatan buka puasa yang dilaksanakan. Di mana, yang menjadi panitia adalah wartawan beragama Kristen, sedangkan saat Natal yang menjadi panitia jurnalis Muslim,” beber Herman.
Sedangkan Ketua Panitia Bakti Sosial dan Buka Puasa ini, Finda Muhtar mengatakan kegiatan ini berangkat dari kebersamaan seluruh insan pers pos liputan kantor Gubernur Sulut.
Editor: Gun Mondo



