Kotamobagu

Perpustakaan Bertaraf Internasional Akan Segera Dibangun di Kota Kotamobagu

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Perpustakaan bertaraf Internasional akan segera dibangun oleh Pemerintah Kota Kotamobagu. Rencana pembangunan perpustakaan ini dipastikan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kotamobagu, Ham Rumoroi, S.Pd.

Menurut Ham, biaya anggaran untuk pembangunan gedung perpustakaan tersebut mencapai Rp10.250.000.000 (Sepuluh Miliar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

“Sumber dananya berasal dari APBN Dana Alokasi Khusus Perpustakaan Nasional Tahun Anggaran 2022. Dan untuk pelaksanaan pekerjaannya direncanakan awal Mei tahun ini, “ ujar Ham. Jumat, 25 Maret 2022.

Kadis menjelaskan, berkat petunjuk Wali Kota, Daerah Kotamobagu mendapat kucuran anggaran pembangunan perpustakaan dari Kearsipan Nasional.

 “Atas petunjuk dan saran Ibu Wali Kota Ir., Hj., Tatong Bara, kita langsung mengajukan proposal anggaran di Kearsipan Nasional. Dari 16 paket proyek, sebanyak 204 kabupaten/kota juga mengajukan proposal anggaran, dan Alhamdulillah Kotamobagu masuk di urutan keempat,” ungkap Ham Rumoroi.

Dimana kata Ham Rumoroi, salah satu persyaratan untuk mendapatkan anggaran APBN tersebut, daerah harus memiliki lokasi minimal 4.000 meter persegi yang bersertifikat atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu, dan lokasinya strategis serta memiliki DED (Detail Engineering Design).

Adapun lokasi untuk pembangunan perpustakaan, lanjut Ham, yakni di gedung Bobakidan. Gedung Bobakidan menjadi pilihan karena kondisinya yang sudah tidak layak lagi dan sudah rusak berat.

“Berdasarkan penilaian/kajian Tim Ahli Kajian Teknis Bangunan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado bahwa, Gedung Bobakidan sudah tidak layak digunakan untuk fasilitas umum, sebaiknya dibongkar dan dibangun dengan gedung yang baru, karena struktur bangunannya sudah cukup tua dan sangat beresiko jika difungsikan sebagai Gedung pertemuan, mengingat komponen utamanya yaitu kolom kolom tengah penunjang lantainya tidak mampu lagi menerima beban gempa sesuai SNI terbaru termasuk telah terjadi kerusakan yang sangat parah di bagian atas bangunan,” jelas Ham.

Kadis juga menambahkan, bahwa gedung perpustakaan ini nantinya dibangun bertingkat dengan konstruksi tiga lantai serta bergaya khas ornamen Bolaang Mongondow Raya. Dimana setiap lantainya memiliki berbagai fungsi.

Lantai satunya dirancang untuk kegiatan layanan perpustakaan dengan fasilitas lengkap serta berbasis perpustakaan digital. Di lantai dua untuk kegiatan kantor, rapat, seminar dengan daya tampung 150 orang. Sementara di lantai tiga untuk kegiatan fasilitas umum, antara lain kegiatan pentas seni dan budaya, seminar, rapat kegiatan kemasyarakatan, musda dan kegiatan lain dengan daya tampung 400 orang. Selain itu disiapkan ruang museum peninggalan benda-benda bersejarah Bolaang Mongondow Raya.

(*/wdr)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button