IRT Asal Desa Dumara Akhiri Nyawanya dengan Gantung Diri
BOLMORA.COM, PERISTIWA – Warga di Desa Dumara, Kecamatan Dumoga Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), digegerkan dengan tewasnya seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ND (31), dengan cara gantung diri di rumahnya, pada Rabu (17/3/2021).
Informasi yang dihimpun Bolmora.Com dari keterangan saksi bernama Suslan (39), saat menuju kebun ia dan temannya Purwanto (34) mendengar teriakan anak korban, yang mengatakan bahwa ibunya melakukan gantung diri di dalam rumahnya. Ia dan temannnya pun bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP).
“Sesampainya di rumah, kami melihat korban sudah dalam keadaan tergantung pada kain yang diikatnya,” ungkap Suslan.
Melihat kejadian tersebut, sontak ia dan temannya langsung menurunkan korban dari kain yang digunakan untuk gantung diri. Namun, saat dicek kondisinya, korban sudah meninggal dunia.
“Sempat ditekan-tekan di bagian dada, tapi tidak ada reaksi,” ucapnya.
Melihat kondisi tersebut, ia langsung memanggil tetangga yang ada di sekitar, dan melaporkannya ke pemerintah desa.
Dari keterangan Jiji Tubuon (12), yang tidak lain anak korban, awalnya ibunya menyuruh dia untuk belajar matematika, karena terlambat mengerti, ibunya sempat memarahi korban.
Setelah cukup lama memarahi anaknya, korban menyampaikan akan gantung diri dengan mengambil kain sarung, kemudian naik di kursi plastik dan mengikatkan kain sarung di kayu bagian atas ruang keluarga, yang disambung lagi dengan kain lain.
Menurut Jiji, sambil menggendong adiknya yang masih bayi berumur 7 bulan, ibunya langsung memasukan kepalanya ke kain gantungan, dan kakinya mendorong kursi, sehingga korban langsung tergantung.
Sebelumnya, Jiji sempat menahan kaki korban, namun karena berat, dia tidak mampu menahannya.
“Lalu saya berteriak memanggil paman Purwanto, yang saat itu kebetulan berada di dekat rumah,” ucapnya.
Dari keterangan Kapolsek Dumoga Utara I Ketut Wiyasa, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa, kejadian itu merupakan murni bunuh diri.
“Dari hasil pemeriksaan petugas terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan. Korban meninggal dunia diduga murni gantung diri,” terangnya.
(Agung)



