Bolsel

Anggota DPRD Bolsel Dapil I Lakukan Reses di Desa Transpatoa

BOLMORA.COM, BOLSEL – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Dapil I (Kecamatan Bolaang Uki dan Helumo), menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses, yang dilaksanakan di Desa Transpatoa, Senin (15/03/2021).

Reses tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Bolsel Dail I. Di antaranya Sukri Adam, Sitti Aminah Gobel, Sunardi Kadullah, Abdul Razak Bunsal, Fadli Toliabu dan Sumitro Moha. 

Reses ini juga dihadiri oleh sejumlah pemerintah desa, dan pedamping desa yang berada di Kecamatan Bolaang Uki dan Helumo, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sekretaris Desa Motolohu Romly, saat menyamaikan aspirasi mengatakan, masyarakat Desa Motolohu mengharapkan adanya pengaspalan jalan perkebunan agar memudahkan para petani.

“Tak hanya itu, juga diharapkan ada pembuatan tambak perahu yang bisa membantu nelayan untuk memarkir perahunya dan pembuatan pustu,” ujarnya.

Semua perwakilan desa yang hadir menyampaikan aspirasi yang sama kepada anggota DPRD Dapil I agar bisa diteruskan kepada Pemkab Bolsel. 

Sementara itu, anggota DPRD Komisi II Sitti Amanah Gobel mengatakan, beberapa usulan ini adalah fisik, dan itu berada di Komisi II.

“Nantinya aspirasi akan disampaikan ke Ketua Komisi II Zulkarnain Kamaru. Mudahan-mudahan permintaan masyarakat dalam reses ini bisa terwujudkan,” ungkapnya.

Sementara itu, dari Fraksi PDI Perjuangan Sunardi Kadullah menjelaskan, pemerintah daerah sudah memperhatikan kebutuhan masyarakat dari segi kesehatan, dengan melindungi seluruh masyarakat dengan BPJS Kesehatan. 

“Juga asuransi jiwa bagi petani dan nelayan, melalui program kartu BerKAH,” katanya.

Senada dikatakan oleh legislator Fadli Tuliabu. Kata dia, desa-desa wajib menyampaikan usulan dan aspirasi di Musrenbang. Jangan tidak mengusulkan, kemudian menanyakan tidak ada pembangunan. 

“Sampai sekarang masing-masing anggota DPRD menyampaikan usulan melalui e-Pokir. Seharusnya, dalam usulan yang disampaikan sudah ada dalam Musrembang. Nah, kalau menjadi prioritas seharusnya disampaikan apa masalahnya,” imbuhnya. 

Dikatakan pula, seharusnya juga pihak desa bisa berinovasi dengan menggunakan anggaran dana desa (Dandes) untuk pembangunan tambatan perahu.

“Contohnya Desa Biniha Timur, yang menggunakan ADD membuat tambatan perahu,” pungkasnya.

(Nanda)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button