Bupati Bolsel Gelar Silaturahmi Sekaligus Rakor Bersama Seluruh Pimpinan OPD, Berikut Beberapa Poin yang Dibahas

0
408
Bupati Bolsel Gelar Silaturahmi Sekaligus Rakor Bersama Seluruh Pimpinan OPD, Berikut Beberapa Poin yang Dibahas
Silaturahmi dan Rakor Pemkab Bolsel (Sumber foto: Diskominfo Bolsel)

BOLMORA.COM, BOLSEL – Bupati Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) Iskandar Kamaru, didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid dan Sekda Marzanzius Arvan Ohy, menggelar silaturahmi sekaligus Rakor (rapat koordinasi), pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.  

Silaturahmi tersebut bertempat di ruma dinas bupati, Selasa (26/5/2020), yang melibatkan seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Adapun beberapa poin yang dibahsa dalam silaturahmi dan rakor di tengah suasana kekeluargaan tersebut, antara lain terkait penanganan Covid-19, BAST (berita acara serah terima) untuk penyaluran bantuan yang menjadi tanggung jawab masing-masing OPD, selaku penyalur.

“Diharapkan BAST-nya segera dilengkapi dan dimasukan untuk meminimalisir temuan dari pemeriksa,” pinta Bupati Iskandar Kamaru.

Disampaikan juga bahwa, anggaran transferan daerah saat ini hanya cukup untuk membayar gaji, TKD (tunjangan kerja daerah), honorer dan BBM pembiayaan (bahan bakar minyak) .

“Jadi, untuk sementara pembiayaan lain masih ditangguhkan, selain dari beberapa item tersebut. Kita harus memahami kondisi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ujarnya.

Poin lain yang disampaikan pada momen tersebut terkait prestasi daerah di tengah masa pandemi Covid-19, yaitu opini WTP (wajar tanpa pengecualian) keenam kalinya yang diraih Pemkab Bolsel. Juga soal SKPK (sistem aplikasi pelayanan kepegawaian) yang memperoleh rangking 3 nasional dan terbaik di Sulut (Sulawesi Utara) dan LHKPN (laporan kekayaan penyelengara Negara) yang menempati peringkat tiga se-Sulut, dengan kepatuhan 100 persen.

Selain itu, disentil juga soal persiapan menghadapi new normal (program herd imunity).

“Kebijakan ini diambil karena masa pandemi sudah menggerogoti APBN (anggaran pendapatan belanja nasional) dan APBD (anggaran pendapatan belanja daerah). Sementara, masyarakat belum sepenuhnya taat terhadap protokol Covid-19,” terang Iskandar.

Pun terkait rapit test yang dilakukan kepada 20 warga Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah, pemerintah daerah berharap agar tidak ditemukan kasus baru positif Covid-19.

Selanjutnya, ditekankan kepada OPD yang ada program kegiatan dan belum tuntas, diminta segera dimaksimalkan.

“Diminta juga kepada APIP (aparat pengawasan intern pemerintah) untuk melakukan pendampigan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Kemudian, kepada Dinas Pendidikan agar memberdayakan para pengawas sekolah dan memantau para guru yang melaksanakan WHF (work form home).

Di sisi lain, bupati mengapresiasi para petugas penjaga pos masuk, dan akan diupayakan untuk diberikan reward.

Pada poin dalam rakor itu, dibahas juga terkait rencana Pemkot Mando yang akan menerapkan aturan semi PSBB (pembatasan sosial berskala besar), yang mengharuskan masyarakat dari luar daerah Manado wajib rapid test.

“Maka itu diimbau kepada masyarakat Bolses yang akan berkunjung ke Provinsi Sulut (Manado) dan Provinsi Gorontalo (Gorontalo) agar mempertimbangkan jika akan melakukan perjalanan. Kalau bisa ditunda jika tidak ada urusan mendesak.. Karena, stok rapid test yang tersedia di fasilitas kesehatan Bolsel sangat terbatas. Sehingga, tidak memungkinkan melakukan rapid test untuk banyak orang. Saya minta kepada aparat desa agar memberikan imbauan kepada warganya yang akan bepergian ke Manado dan Gorontalo,” pungkas Iskandar.

Dalam kesempatan itu pula, bupati menyampiakan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

“Di suasana Idul Fitri ini, atas nama pribadi dan pemerintah daerah memohon maaf kepada seluruh pimpinan OPD, ASN dan THL di lingkup Pemkab Bolsel serta masyarakat, apabila sebagai pelayan publik dan pelayan masyarakat terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Insya Allah, hal-hal tersebut menjadi pelajaran dan evaluasi. Agar, kedepannya dapat diperbaiki. Semoga pengabdian kita menjadi amal ibadah, doa dan harapan sebagai motivasi untuk lebih baik dalam berkerja,” sebut bupati low profile ini.

Editor: Gunady

(*/Gunady)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here