Dirjen PPMD Kemendes PDTT Kunjungi Bolsel Sekaligus Resmikan PIID-PEL Transpatoa Ocean Park
BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Jumat (6/3/2020), Dirjen PPMD (Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kemendes PDTT (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) Republik Indonesia Taufik Madjid, mengunjungi sekaligus meresmikan PIID-PEL (Pilot Inkubasi Inovasi Desa dan Pengembangan Lokal) ‘Transpatoa Ocean Park’, yang berada di Desa Transpatoa, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolsel Bolaang Mongondow Selatan.

Kunjungan DirJen PPMD bersama rombongan, disambut langsung oleh Bupati Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt, Anggota DPR RI Dapil Sulut Hi. Herson Mayulu, S.IP, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, dan Ketua DPRD Kabupaten Bolsel Arifin Olii.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Dirjen PPMD telah berkenan mengunjungi Kabupaten Bolsel.
“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pak Dirjen PPMD yang telah meluangkan waktu mengunjungi Kabupaten Bolsel. Berterima kasih juga kepada Kemendes PDTT yang telah memberikan bantuan sebesar Rp1,5 Miliar melalui program PIID-PEL, yang Alhamdulillah hari ini akan diresmikan,” ucap Iskandar.
Dia juga menyampaikan harapan, kiranya bantuan yang diberikan Kemendes PDTT tidak hanya sampai di sini, tapi terus berkelanjutan dalam rangka pengembangan setiap potensi di desa-desa yang ada di Kabupaten Bolsel.
“Kami berharap, berbagai bantuan yang ada di Kemendes PDTT khususnya yang ada di Dirjem PPMD data disalurkan kepada kami. Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirjen PPMD dan PDTT serta Anggota Komisi V DPR RI pak Hi. Herson Mayulu, S.IP, yang telah memfasilitasi sehingga Kabupaten Bolsel mendapat bantuan program PIID-PEL, dan juga bantuan permodalan untuk modal usaha ekonomi masyarakat desa sebesar Rp250 juta,” ungkap bupati, seraya menitip salam kepada Menteri Desa PDTT Repubik Indonesia.

Sementara, menurut Anggota Komisi V DPR RI Hi. Herson Mayulu, S.IP, semua program yang terlaksana pada saat ini muaranya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, sinergitas pemerintah daerah dan desa dibutuhkan untuk mengurai angka kemiskinan melalui semua potensi yang ada.
“Pemerintah hanya memberikan rangsangan, maju atau tidaknya suatu program tergantung peran semua pihak. Terutama peran penguatan BUMDes yang harus lebih giat dalam mengelola potensi masing-masing,” imbuhnya.
Di lain pihak, Dirjen PPMD Kemendes PDTT Taufik Madjid, dalam sambutannya menampaikan bahwa, kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Bolsel sejalan dengan perintah Undang-undang Nomor 6 tentang desa.
“Bahwa seluruh aktivitas kita, mulai dari pembangunan dan pemberdayaan serta kesejahteraan seluruh perangkatnya, sampai pada kegiatan seperti yang dilaksanakan sore hari ini adalah perintah Undang-undang. Regulasi memerintahkan bahwa tujuan pembangunan di desa adalah meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat di desa,” ujarnya.
Dikatakan, pembangunan dianggap berhasil kalau ada ukurannya, yakni meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang ada di desa, mengurangi ketimpangan sosial, menurunkan angka kemiskinan dan menjadikan masyarakat sebagai subjek atau pelaku utama pembangunan di desa.
“Nah, tujuan utama yang sejalan dengan Undang-undang Nomor 6 tentang desa adalah yang namanya peningkatan pelayanan sosial dasar, pengembangan ekonomi di tingkat desa, pengembangan sarana dan prasarana desa, pelestarian lingkungan serta sumber daya secara berkelanjutan,” terang Taufik.

Lanjut dia, projek pengembangan ekonomi desa merupakan satu dari lima visi besar Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Hal ini untuk mentrasformasikan ekonomi desa menjadi penguatan ekonomi bangsa secara global.
“Terwujud atau tidaknya harapan itu, sangat tergantung dari penguatan ekonomi di desa. Sebagaimana kata pak Jokowi, bahwa dari Desa membangun Kota. Ini yang paling penting untuk kita jalankan,” tandasnya.
Diketahui, selain meresmikan kawsan wisata mangrove Trans Patoa, Dirjen PPMD juga memberikan bantuan kepada 5 kelompok Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masing-masing sebesar Rp50 juta.
Di kesempatan ini juga, bupati dan wakil bupati menyerahkan cendeara mata kepada Dirjen PPMD dan Direktur PUED Kemendes PDTT
Turut Hadir, Gubernur Sulut yang diwakili oleh Karo Perekonomian Sulut Hany Wayong, Direktur PUED Kemendes PDTT Drs. Nugroho S. Nagoro, M.Si, Sekda Bolsel Marzanzius Arvan Ohy, Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel, Unsur Forkopimda, Koordinator Provinsi KPW Sulut beserta tenaga ahli P3MD, para Asisten, pimpinan OPD, camat, sangadi, serta para pelaksana BUMDes se-Bolsel dan ratusan masyarakat Desa Transpatoa dan serta desa sekitarnya.
(Adve/Gun Mondo)



