Bolmong

Warga Pangi Mengaku Sempat Lihat Nyala Api di Atas Bukit Sebelum Banjir

BOLMORA.COM, BOLMONG – Banjir bandang yang melanda Desa Pangi Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada Rabu (04/03/2020)  adalah salah satu yang parah terkena bencana.

Sebanyak 81 rumah rusak. Enam diantaranya rusak parah. Tujuh rumah hanyut. Tiga ratus sembilan puluh satu jiwa terdampak.

Irene lengkeran salah satu warga mengatakan, pada detik – detik sebelum banjir bandang, warga mendengar bunyi gemuruh dari atas bukit belakang kampung.

“Kemudian terlihat ada api dari atas bukit, mungkin itu gesekan bebatuan yang jatuh,” kata dia.

Warga pun lari. Tak lama kemudian, air setinggi tiga meter bercampur batang pohon menghempas perkampungan. Tujuh rumah samping kuala hanyut.

“Jalan paving blok hancur, barang barang kami hanyut hingga ratusan meter,” kata dia. 

Puluhan tahun bermukim di sana, baru sekali ini banjir terjadi. Sekali banjir langsung bandang.

“Nenek saya tinggal disini sudah 70 tahun. Tak pernah ada kejadian seperti ini,” kata dia.

Ia mengaku hartanya yang tersisa tinggal baju di badan. Semua musnah dalam sekejab.

“Televisi, kulkas hingga surat berharga musnah,” katanya.

Meski demikian ia tak menyalahkan nasib. Baginya itu ujian Tuhan.

“Tak ada korban jiwa, ini agar kita bertobat,” beber dia.

Stevi warga lainnya mengatakan, semua hartanya hasil perjuangannya selama puluhan tahun musnah. Ia bekerja sebagai tukang.

“Alat tukang saya hilang, tropol saya ditemukan di jagung jagung,” katanya.

Stevi merasa pusing.  Memeriksakan diri di posko kesehatan, ternyata ia terkena hipertensi. Sempat terpukul, ia pasrah pada yang maha kuasa.

“Semua terjadi atas kehendakNya,” ujar dia.

(Agung) 

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button