Kampung KB di 15 Kecamatan se-Bolmong Resmi Dicanangkan
BOLMORA, BOLMONG — Kamis (28/9/2017) kemarin, Pemkab Bolmong resmi mencanangkan kampung Keluarga Berencana (KB) di 15 Kecamatan se-Bolmong, yang dipusatkan di Desa Bilalang Utara Tiga, Kecamatan Bilalang.
Sekertaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, yang mewakili bupati pada pencanagan kambung KB tersebut menjelaskan, ada beberapa kriteria percontohan desa yang menjadi objek percontohan kampung KB. Kriteria utamanya adalah tingkat kepadatan penduduk.
“Desa-desa yang nantinya diprioritaskan ditetapkan sebagai percontohan kampung KB dinilai dari tingat kepadatan penduduk di atas rata-rata 1,7 persen,” kata Tahlis.
Tujuan pembentukan kampung KB bukan saja untuk menyukseskan program KB, yakni cukup memiliki dua anak maupun sosialisasi pemakaian kontrasepsi. Lebih dari itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Di dalam program kampung KB ini juga disusun perencanaan pembangunan desa, untuk semua bidang. Seperti bidang kesehatan, pendidikan serta sosial kemasyarakatan. Kemudian, di kampung KB dilakukan optimalisasi semua perangkat, dan institusi,” jelasnya.
Menurutnya, kampung KB merupakan model pelaksanaan program pembangunan keluarga secara utuh, dengan melibatkan seluruh mitra, steckholder, instansi terkait serta dilaksanakan di seluruh tingkatan pemerintahan di seluruh kabupaten/kota.
“Kampung KB merupakan arah kebijakan pembangunan pemerintah 2015-2019, yakni meningkatkan kualitas hidup manusia. Bila ini nanti telah berjalan, maka akan lahir sumber daya manusia di Indonesia yang berkualitas,” urai Tahlis.
Sasaran lain kampung KB adalah, mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
“Olehnya, semua instansi terkait harus terlibat langsung di hari-hari tertentu. Bahkan sesekali harus turun dan berkantor di balai desa, deperti Dinas Kesehatan memberikan informasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis. Dinas Pendidikan, turun dan melihat kualitas pendidikan,” catusnya.
Adapun instansi lain, seperti Dinas Perumahan, datang dan melihat lingkungan sekitar kampung KB, apakah sanitasinya baik atau tidak, apakah ada selokan yang tersumbat, rumah tidak layak huni. Sementara, Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Dicapilduk), memberikan pelayanan pembuatan e-KTP, Kartu Kaluarga (KK) dan Akta Kelahiran secara gratis. Pun demikian dengan instansi teknis lainnya, tentu dengan tupoksi masing-masing.
“Semua itu program kerja itu nantinya dicatat dan diusulkan untuk dianggarkan. Itu yang disebut dengan kampung KB. Sehingga itu, diharapkan agar program ini benar-benar diwujudkan secara efektif. Tidak bisa dijadikan sekadar formalitas. Substansi dari pelaksanaan kampung KB itu harus terlihat,” tegas panglima ASN Bolmong ini.
Diketahui, pencanangan kampung KB di Kabupaten Bolmong digelar di tiga tempat berbeda. Yang pertama di Desa Kinomaligan, Kecamatan Dumoga Tengah, yang mencakup Kecamatan Dumoga Timur, Dumoga Tengah, Dumoga Barat, Dumoga Utara dan Dumoga Tenggara. Kedua di Desa Tadoi Induk, Kecamatan Bolaang yang mencakup Kecamatan Poigar, Bolaang Timur, Lolak dan Sangtombolang, kan ketiga, di Desa Bilalang Tiga Utara, yang mencakup Kecamatan Bilalang, Passi Barat, Passi Timur, dan Lolayan.(mg2/gnm)



