Sosialisasi Program Kerja, Bupati Bolsel Lakukan Kunker ke-4 di Kecamatan Tomini
BOLMORA.COM, BOLSEL – Bupati Bolsel Iskandar Kamaru.Spt, melakukan Kunjungan Kerja di beberapa wilayah kecamatan se Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Kali ini, giliran Bupati mengunjungi Kecamatan Tomini, Rabu 6 Maret 2019 tadi pagi.
Sekitar pukul 09.00 WITA, rombongan Bupati tiba di Rumah Dinas (Rudis) Camat Tomini, di Desa Tomini. Kunker ini dalam rangka mensosialisasikan program prioritas 2019, sekaligus memantau kinerja aparat pemerintahan kecamatan, dan meresmikan Rudis Camat Tomini..
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Kunker di Kecamatan Tomini, adalah kunjungan kecamatan yang ke 4, sejak dua hari lalu. Maksud tujuan adalah menyampaikan rencana program tahun 2019 serta penguatan pemerintahan pembangunan pemerintahan dan kemasyarakatan sekaligus merespon berbagai dinamika di tengah masyarakat.
“Khusus di kecamatan Tomini, Saya meminta masyarakat untuk tetap satu komando. Melaraskan Program kerja, baik dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ke Desa. Dan kepada tiga komponen, yakni Sangadi (Kepala Desa) bersama jajaran, Kepala Sekolah, dan Kepala Puskesmas (Kapus), agar melaksanakan tugasnya dengan baik, serta memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, “ujar Bupati.
Bupati Kamaru juga menyinggung tentang tunjangan insentif para imam dan pegawai Syar’i, serta para pendeta. Menurutnya, hasil evaluasi APBDes,tahun 2019 insentif para Imam/Pegawai Syar’I dan Pendeta masih tetap sama besarannya.
“Evaluasi APBDes, tahun 2019 Insentif Imam/Pegawai Syar’i, dan pendeta masih tetap, menggunakan dasar yaitu Rp500 ribu, dan untuk Ketua BPD Rp500 ribu, anggota 300 ribu, dan lembaga adat maksimal 300 ribu, semua masih tetap, sesuai dengan kemampuan keuangan desa, “ungkap Iskandar Kamaru.
Kamaru juga menyampaikan, tentang gaji Kades/Sangadi yang nantinya akan di setarakan dengan ASN golongan II, untuk bersabar.
“Untuk penyesuaian gaji Sangadi, yang akan disetarakan dengan ASN, masih menunggu acuan sebagai dasar hukum, maka, kepada para Sangadi diminta untuk bersabar,”pinta Bupati.
Selain itu, Bupati meminta kepada Kepala Puskemas, agar penggunaan dana Kapitasi dan BOK di pergunakan sesuai dengan peruntukannya sesuai aturan.
“Saya minta pelayanan puskesmas terus diperbaiki. Jika ada dokter yang tidak aktif, atau jarang masuk, agar dilaporkan kepada saya, dan akan saya pindahkan.”tegasnya.
Begitu pun para kepala sekolah, diimbau agar menjadi contoh yang baik, jujur dan transparan
“Saya minta Kepsek harus menjadi contoh baik. Dan penggunaan Dana Bos harus dikelolah dengn jujur,transparan,”Imbaunya.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolsek Posigadan, KPUD Bolsel, para Asisten, Staf ahli, Staf Khusus, Pimpinan OPD, Camat, Sangadi, Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah serta Tokoh Masyarakat.
(*/Wandy)



