Plt Bupati Bolmut Hadiri Rakor Daerah Pilkada Serentak Tahun 2018
Bolmora, Bolmut – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmut Suriansyah Korompot, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2018, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, bertempat di ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut, Selasa (13/3/2018).
Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pertemuan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi dengan Pemerintah Pusat yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dikatakan bahwa, sampai hari ini tahapan Pilkada di beberapa kabupaten/kota sudah masuk pada tahap visi misi dan kampanye. Masyarakat sangat antusias, namun situasi harus tetap kondusif. Untuk itu, Olly mengimbau kepada masyarakat Sulut agar kiranya Pilkada dapat berjalan dengan baik.
“Dalam hal ini, peran para aparat keamanan pemerintah sangat dibutuhkan, untuk selalu mensosialisasikan betapa pentingnya demokrasi yang berjalan dengan damai,” imbuhnya.
Olly meminta masyarakat untuk tidak menggunakan politik identitas menjelang Pilkada Serentak 2018, yang bakal digelar di 6 kabupaten dan kota di Sulut, pada 27 Juni 2018. Menurutnya, politik identitas dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Olehnya, ditegaskan sinergitas dari semua pemangku terkait adalah kunci utama suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, yang akan berlangsung di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kota Kotamobagu, Kabupaten Kepulauan Talaud serta Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro itu.
“Kunci utama untuk menyukseskan Pilkada adalah sinergitas, persatuan, kesatuan persepsi, tekad dan komitmen serta keseragaman langkah seluruh stakeholder,” pungkasnya.
Dijelasakan, Pilkada Serentak Provinsi Sulut Tahun 2018 diikuti oleh 16 pasangan calon (Paslon), serta 626.892 Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang tersebar di 79 kecamatan dan 800 desa/kelurahan. Olly menyebutkan, dukungan Pemprov Sulut terhadap hajatan politik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu, sesuai Pasal 126 Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2011 tentang penyelenggara Pemilu.
“Pemerintah Provinsi Sulut telah menganggarkan bantuan sebesar Rp2,7 miliar, untuk pelaksanaan pengadaan, kegiatan, sosialisasi, dan monitoring pengamanan Pilkada Serentak di Tahun 2018 ini,” urainya.
Olly berharap, hasil dari Pilkada nanti betul-betul sesuai dengan harapan masyarakat.
“Paling tidak 90 persen masyarakat ikut berpartisipasi,” katanya.
Hal senada disampaikan Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito. Ia mengimbau masyarakat mewaspadai politik identitas yang mengedepankan suku, agama dan golongan pada Pilkada 2018.
“Untuk persiapan menghadapi Pilkada Serentak, kami sudah melakukan pemetaan dan melakukan deteksi dini,” ujarnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kapolda Sulut, Kajati Sulut, Pangdam XII Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, Kabinda Sulut Laksma TNI Heri Jamhari, bupati/wali kota, serta para camat dan kepala desa se-Provinsi Sulut.(eko)



