Motor vs Avanza, Warga Kinomaligan Tewas
BOLMORA, HUKRIM – Tabrakan antara Mobil jenis Avansa dengan kendaraan bermotor jenis Suzuki Smas, tak terhindarkan di ruas jalan raya Amurang Kotamobagu Doloduo (AKD), tepatnya di Desa Tungoi I, Kecamatan Lolayan, Minggu (26/3/2017) sekira pukul 16:00 WITA.
Akibatnya, pria asal Desa Kinomalingan yang diketahui bernama Abdul Rahim (37), pengendara Suzuki Smas bernomor Polisi DB 9638 AC, tewas.
Informasi yang berhasil dirangkum BOLMORA.COM, saat kejadian korban masih sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu.
Pun sebelum mengehembuskan nafas terakhirnya, korban masih sempat mendapatkan perawatan oleh tim medis rumah sakit selama 4 jam. Namun nasib berkata lain, sekira pukul 20:00 WITA, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, karena diduga luka yang dideritanya cukup parah.
Data yang dirangkum dari berbagai sumber di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), sebelum tabrakan terjadi, Mobil Toyota Avanza Putih bernomor polisi DB 1114 PB yang dikendarai Steven Sambur (38), melaju dari arah Kota Kotamobagu menuju Dumoga. Tiba-tiba muncul Kendaraan Sepeda Motor Suzuki Smash yang dikendarai korban dari arah Dumoga, menuju Kota Kotamobagu. Tiba-tiba warga sekitar mendengar bunyi keras, ternyata telah terjadi tabrakan.
Menurut keterangan warga yang tidak mau dipublis namanya, setelah mendengar bunyi keras tersebut, warga langsung berbondong-bondong ke luar rumah untuk melihat kejadian. Didapati, korban menghantam kaca depan samping kanan mobil, dan terpental hingga sejauh 3 meter dari jalan raya.
Tampak sepeda motor yang dikendarai korban rusak parah di bagian depan. Pun demikian Mobil Avanza mengalami kerusakan di bagian kanan depan.
Anggota Polsek Lolayan bersama sejumlah personel Satlantas Polres Bolmong, saat tiba di TKP langsung melakukan olah TKP.
“Sudah dilakukan olah TKP. Saat ini Mobil dan Motor sudah kita diamankan di kantor Satlantas. Demikian dengan pengendara Mobil, sudah menyerahkan diri. Kasus ini akan kita tindak lanjut segera, karena ada korban tewas,” ungkap salah satu anggota Satlantas.(fitra)



