Polimdo Tak Main-main! Gandeng ILO, Satgas PPKPT Kini Lebih ‘Bertaring’ Lawan Kekerasan di Kampus

BOLMORA.COM, SULUT – Komitmen serius ditunjukkan Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Program International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional guna memperkuat kinerja Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) diseriusi Polimdo.
Disampaikan Direktur Polimdo. Dra Maryke Alelo, MBA bahwa Satgas bukan sekadar formalitas. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem perlindungan di kampus.
“Kami tidak ingin Satgas PPKPT hanya menjadi formalitas. Dengan dukungan ILO, kami mengadopsi sistem yang lebih profesional agar setiap individu di Polimdo merasa terlindungi saat berkarya,” tegasnya dalam pertemuan koordinasi di Gedung Pusat Polimdo.
Menurutnya, keberadaan ILO menghadirkan standar global dalam tata kelola pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan tinggi.
Sebagai institusi pendidikan vokasi, Polimdo mempersiapkan lulusannya untuk terjun langsung ke dunia industri.
Pemahaman tentang lingkungan kerja yang sehat dan bebas kekerasan menjadi bekal fundamental sebelum mahasiswa memasuki pasar kerja global.
Terpisah, Koordinator Kehumasan Polimdo, Ivoletti Walukow mengungkapkan bahwa Polimdo
satu-satunya kampus yang mempunyai panduan PPKS, dan ada Tim PPKS (sekarang PPKPT).
Satgas PPKPT sendiri dibentuk berdasarkan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021, dengan mandat penuh untuk melakukan pencegahan, penanganan, serta pemulihan korban kekerasan di lingkungan kampus.
Dengan penguatan ini, Polimdo bertekad kampus tersebut harus menjadi ruang aman untuk belajar, tumbuh, dan berprestasi tanpa rasa takut.
Kini, Satgas PPKPT Polimdo tak lagi sekadar ada. Ia hadir dengan ‘taring’ yang siap menjaga. (Jane)
- Polimdo Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri
- Polimdo dan PLN Nusantara Power Teken Kontrak



