Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Pendkes

21 Dosen Teknik Sipil Polimdo Digembleng! Langkah Jituh Cetak SDM Konstruksi Unggul di Sulut

BOLMORA.COM,SULUT – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor konstruksi di Sulawesi Utara terus digencarkan.

Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Sertifikasi Instruktur Pelatihan Umum (Metodologi) Bidang Konstruksi Rabu hingga Jumat (25–27/2/2026) di Swiss-Belhotel Maleosan Manado.

Kegiatan strategis ini diikuti 21 dosen dari Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Kehadiran para akademisi tersebut menjadi sinyal kuat komitmen dunia pendidikan vokasi dalam mendukung standar kompetensi industri jasa konstruksi yang semakin kompetitif.

Tingkatkan jompetensi instruktur berbasis standar nasional melalui ToT ini, para dosen dibekali penguatan metodologi pelatihan berbasis kompetensi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pelatihan di tempat kerja. Seluruh materi diselaraskan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta kebutuhan riil industri jasa konstruksi.

Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Sertifikasi instruktur metodologi menjadi langkah konkret untuk memastikan bahwa tenaga pendidik memiliki kapabilitas sebagai pelatih profesional yang mampu menjawab tantangan lapangan kerja.

Dengan metode pelatihan yang lebih terstruktur dan berbasis industri, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Polimdo diproyeksikan memperoleh pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan.

Lulusan yang lebih kompeten akan memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, sekaligus menjawab kebutuhan proyek-proyek konstruksi yang terus berkembang di Sulawesi Utara.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Dengan dosen yang telah tersertifikasi sebagai instruktur pelatihan umum (metodologi), Polimdo diharapkan semakin adaptif terhadap dinamika teknologi dan regulasi sektor konstruksi.

Dalam jangka panjang, langkah ini berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM Sulawesi Utara, khususnya di bidang jasa konstruksi.

Sektor yang menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur tersebut membutuhkan tenaga profesional yang tak hanya terampil, tetapi juga tersertifikasi dan berstandar nasional.

Pelatihan ini menjadi bukti bahwa peningkatan mutu pendidikan vokasi bukan sekadar wacana, melainkan investasi nyata demi masa depan industri konstruksi yang lebih kuat dan berdaya saing. (Jane)

Jane

Wartawan yang suka traveling ini bertugas di Liputan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button