Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Olahraga

Aston Villa dan Newcastle Sodorkan Tawaran €40 Juta untuk Bek Muda Real Madrid Dean Huijsen

Real Madrid menolak membuka negosiasi dan menilai Huijsen sebagai aset jangka panjang di lini pertahanan.

Aston Villa dan Newcastle United bergerak agresif di bursa transfer. Dua klub Premier League itu mengajukan tawaran €40 juta untuk merekrut bek muda Real Madrid, Dean Huijsen. Namun Los Blancos langsung menutup pintu negosiasi.

Media Spanyol melaporkan Real Madrid menilai Huijsen sebagai bagian penting proyek masa depan. Klub raksasa tersebut menolak kedua proposal dan menegaskan tidak berniat melepas sang pemain dalam waktu dekat.

Keputusan itu menunjukkan keyakinan Madrid pada potensi Huijsen. Bek berusia muda tersebut dianggap memiliki kualitas teknik dan ketenangan yang dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan tim utama.

Menjual Huijsen saat ini dinilai terlalu berisiko. Madrid justru membutuhkan tambahan kedalaman di sektor belakang. Dengan pengalaman bertahap, sang pemain diprediksi berkembang menjadi pilar baru di Santiago Bernabéu.

Rekam jejak Huijsen di Inggris juga memperkuat minat klub peminat. Ia sempat tampil menjanjikan bersama Bournemouth dan membuktikan mampu beradaptasi dengan ritme Premier League yang cepat dan fisik.

Baik Aston Villa maupun Newcastle memiliki kebutuhan serupa. Keduanya ingin mempertebal opsi bek tengah untuk proyek jangka panjang. Huijsen dinilai cocok karena usia muda dan profil permainan modern.

Aston Villa sedang membangun skuad kompetitif. Mereka memburu tiket Liga Champions dan memerlukan pemain dengan kualitas elit. Kehadiran Huijsen bisa menambah soliditas lini belakang The Villans.

Newcastle United tak kalah ambisius. Klub kaya raya itu menargetkan trofi besar dalam beberapa musim ke depan. Setelah meraih gelar domestik, The Magpies ingin memperkuat fondasi tim, terutama di sektor pertahanan.

Huijsen diproyeksikan menjadi penerus ideal bagi Dan Burn dan Fabian Schar. Posturnya kuat, membaca permainan dengan baik, dan nyaman membangun serangan dari belakang.

Meski demikian, membujuk Real Madrid bukan perkara mudah. Los Blancos melihat Huijsen sebagai investasi strategis, bukan komoditas jual cepat.

Di sisi lain, sang pemain juga menikmati proses perkembangannya di Madrid. Bermain di salah satu klub terbaik dunia memberi kesempatan belajar dari bek kelas atas.

Situasi ini membuat Aston Villa dan Newcastle harus bersabar. Jika ingin berhasil, mereka memerlukan pendekatan lebih kreatif atau menunggu momen tepat pada jendela transfer berikutnya.

Untuk saat ini, masa depan Huijsen tetap berada di ibu kota Spanyol. Real Madrid memilih mempertahankan aset mudanya demi menjaga stabilitas jangka panjang.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button