Reses di Buol, Anggota DPD RI Dorong APH Segera Periksa Anggaran yang Berpotensi Korupsi
BOLMORA.COM, BUOL — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Abdul Rachman Thaha (ART) menegaskan bahwa dirinya akan fokus melakukan evaluasi terhadap penegakkan hukum, terlebih khusus soal penanganan kasus Korupsi, Narkoba dan Pelanggaran HAM disamping tindak pidana umum lainnya.
Hal ini dikatakan Abdul Rachman Thaha saat menggelar reses di Kabupaten Buol, Selasa 23 Februari 2021.
“Jadi dalam agenda reses saya di Buol, saya nantinya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja penegakkan hukum di daerah ini, baik itu kinerja Kepolisian maupun pihak Kejaksaan, ” ujar ART, kepada Bolmora.com di salah satu cafe.
ART juga memberikan sedikit gambaran terhadap pentingnya pengawasan serta pemeriksaan oleh pihak-pihak yang berkompeten, apalagi berkenaan dengan penggunaan anggaran dalam pekerjaan di berbagai infrastruktur yang ada di Buol.
“Pastinya, saya akan mendorong pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk proaktif melakukan pemeriksaan terhadap semua kasus penyalahgunaan anggaran atau dugaan korupsi, agar ditangani serius dan menjadi atensi khusus, “tegas ART lagi.
Dalam bincang-bincang akrab dengan Media ini, ART juga menyinggung masalah transparansi anggaran dalam penanganan covid-19 di berbagai daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Buol.
Kepada Bolmora.com, ART sedikit mengurai tentang berbagai upaya pengawasan pada penggunaan alokasi anggaran penanganan covid-19, yang telah dilakukan oleh DPD RI melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus).
“Memang dari banyaknya asumsi-asumsi yang berseberangan dengan fakta yang ditemukan dilapangan, saya juga akan meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan, apalagi kabar terkait alokasi anggaran covid di daerah Buol ini sudah disoroti oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ” pungkas ART.
(Irfan)



