Kakanwil Sulut Beri Pembinaan Mental kepada Pejabat di Kemenag Bolmong
BOLMORA.COM, BOLMONG – Sebanyak 30 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengikuti arahan dan pembinaan mental oleh Kakanwil Kemenag Sulut Hi. Anwar Abubakar, Rabu (3/2/2020).
Kegiatan bertajuk ‘Pembinaan Mental Pejabat’ ini diikuti oleh Kepala Seksi/Penyelenggara, Kepala KUA, Kepala Madrasah, dan Pengawas. Juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag dan Kasubag TU Bolmong, Kabag TU Kanwil Kemenag Sulut, Kasubag Ortala dan KUB, serta Kasubag Ummas.
Dalam arahannya, Kakanwil menyebut mental manusia tampak pada perilakunya dalam menyikapi hubungan antara dirinya dengan Tuhan, dan sesama manusia.
Ia menjelaskan, ada empat jenis keadaan hubungan manusia. Yang pertama, hubungan dengan Tuhan sangat baik, namun dengan sesama tidaklah baik. Kedua, hubungan dengan Tuhan yang tidak baik, namun dengan sesama manusia amat baik. Ketiga, hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia sama-sama tidak baik. Kemudian yang keempat, hubungan dengan Tuhan dan sesama adalah sama baik dan harmonisnya.
“Bagaimana seorang pejabat atau atasan memperlakukan bawahannya, apakah bawahannya merasa nyaman atau tidak, dan sebaliknya. Jangan sampai imannya bagus, ibadahnya lurus, namun hubungan dengan rekan kerja dan bawahan tidak baik,” terang Kakanwil.
Ia berharap para pejabat di Kemenag Bolmong berupaya sebaik-baiknya untuk berada pada hubungan yang keempat. Agar mendapat kemuliaan, tak hanya di mata Tuhan, namun juga di mata sesama manusia (masyarakat).
“ASN Kemenag, pada suatu saat nanti pasti tak akan luput dari yang namanya kehinaan, kecuali dia bisa memegang teguh satu hal, yakni menjaga hubungan yang baik dengan Tuhan dan sesama,” tutup mantan Kakanwil Sulsel ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Bolmong Hi Muhtar Bonde, menyebut pembinaan pejabat merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas SDM dan pelayanan satuan kerja, dalam rangka mewujudkan zona integritas WBBK dan WBBM.
Liputan: Agung
Editor: Gunady



