Bolmong

Akibat Dampak Virus Corona, Harga Masker Meroket

BOLMORA.COM, BOLMONG – Penyebaran Virus Corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok semakin marak belakangan ini. Hal ini menimbulkan ketakutan masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Meski, masih belum terdeteksi adanya Virus Corona di Bolmong. Berbagai cara pencegahan telah dilakukan oleh masyarakat, salah satunya dengan menggunakan masker. Sehingga menyebabkan masyarakat akhirnya berlomba-lomba membeli masker. Hal ini mengakibatkan terjadinya lonjakan harga masker secara ekstrem di mana-mana.

Di Lolak, ibu kota Kabupaten Bolmong, harga masker naik dari 1000 menjadi 5000 rupiah per masker.

Ayu, salah satu penjaga apotek di Lolak mengatakan, harga melonjak karena stok menipis akibat pembatasan pengiriman masker dari Manado.

“Ada pembatasan pengiriman masker dari Manado,” kata dia.

Dikatakannya, pembelian masker meningkat ratusan persen. Pembeli bahkan ada yang datang dari Manado.

“Ada yang dari Manado datang beli masker disini,” kata dia.

Pihaknya berkebijakan melarang pembelian dus.

“Kalau sekarang harus beli satuan,” kata dia.

Salah seorang penjaga di Apotek Buana mengatakan, pembelian masker di apotek tersebut mencatat rekor. Ratusan masker pernah laku dalam sehari.

“Pernah ada yang borong sekaligus 19 dos,” katanya.

Anwar seorang warga sekitar Conch mengatakan, warga sempat diminta Camat setempat untuk menyiapkan masker.

“Kami diminta camat untuk memakai masker,” ucapnya

(Agung).

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button