Bolmong

Ini Alasan Kenapa 30 TKA PT Conch Asal China Dikarantina

BOLMORA.COM, BOLMONG – Apa yang terjadi di Natuna, terjadi pula di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Pasalnya, sebanyak 30 Tenaga Kerja Asing (TKA) China di PT Conch, Desa Solog, Kecamatan Lolak, menjalani proses karantina selama 14 hari.

Mereka adalah TKA yang tiba di Bandar Udara Samratulangi Manado Selasa (4/2/2020) malam, setelah menempuh perjalanan dari China via Jakarta dan Bali.

Diketahui, di Natuna sebanyak 234 WNI menjalani proses karantina untuk mencegah masuknya Virus Corona di Indonesia.

Sama-sama karantina namun proses di Conch dan Natuna berbeda. Di Natuna, karantina berlangsung di pulau yang jauh dari pemukiman penduduk.

Sementara di PT Conch, jarak area karantina dengan pemukiman warga hanya 2 kilometer.

Ketua HMI Cabang BMR Irwanto Mamonto menyoroti perbedaan itu.

“Orang indonesia saja harus dikarantina di pulau, nah ini kenapa orang asing langsung masuk mess yang berdekatan dengan pemukiman penduduk,” kata dia.

Kepala Imigrasi Kelas II Kotamobagu Joni Rumagit, mengklaim tempat karantina sudah layak. Jarak Dengan Pemukiman Sangat Dekat, Ini Perbedaan Karantina di Natuna dan PT Conch. 

“Cukup jauh dari pemukiman, mess mereka kan paling belakang,” katanya. Kamis (6/2/2020) kepada Bolmora.Com.

Joni mengaku sudah meninjau tempat karantina.

“Kami suta melakukan peninjauan,” katanya.

Kadis Kesehatan Bolmong Erman Paputungan mengatakan pihaknya akan bersiaga di PT Conch untuk mengawasi proses karantina.

“Kita akan lakukan sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Ia mengakui tak mungkin menjaga 24 jam. Untuk itu, pihaknya berpatokan pada ketentuan PT Conch untuk melarang 30 TKA Cina keluar kamar dengan ancaman sanksi.

Fahwanto Wahyu dari perwakilan Conch menyatakan, ke 30 Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina yang baru tiba Selasa di perusahaan itu menjalani karantina.

“Mereka tak bisa keluar kamar, kamar mereka ditandai, mereka tak bisa ketemu karyawan lain,” kata dia dalam konferensi pers di ruang lantai 2 Pemkab Bolmong, Kamis (6/2/2020) sore.

Ia menegaskan, pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan berbuah sanksu berat. Lanjutnya, setiba di bandara udara Samratulangi Selasa malam, para TKA sudah mengantongi kartu kesehatan guna pengecekan kesehatan berkala.

Begitu sampai di PT Conch, mereka langsung diguyur dengan sejenis cairan seperti para penumpang pesawat yang viral.

“Petugas juga memakai baju pelindung yang ketat,” kata dia.

Tak sampai disitu, upaya lainnya dari PT Conch untuk mencegah kemungkinan penularan virus corona adalah membekali sejumlah karyawan dengan masker.

Ia membeber PT Conch tak mau ada karyawannya yang terkena virus tersebut.

“Dari Conch pusat juga tak mau, jadi masyarakat tak perlu khawatir, hingga kini PT Conch aman dari virus Corona,” katanya.

Sementar itu, Kepala Imigrasi Kotamobagu Joni Rumagit juga membeberkn, ada 121 TKA Cina yang bekerja di PT Conch.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button