Ini Empat Program Proritas Pemkab Boltim untuk Penggulangan Kemiskinan
BOLMORA, BOLTIM – Angka kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) turun hingga 0,57 persen.
Menurut Bupati Boltim Sehan Landjar, angka ini turun dari tahun 2016 berjumlah 6,77 persen, 2017 mengalami penurunan 0,77 persen, menjadi 6,20 persen karena adanya program dalam visi dan misi bupati dan wakil bupati.
“Saya prioritaskan di empat program penanggulangan kemiskinan yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan dan sosial serta pembangunan infrastruktur dasar dan penataan iklim investasi. Selain itu, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, serta pembangunan kawasan pariwisata dan pelestarian nilai-nilai budaya juga akan diperhatikan,” ujar Sehan, Minggu (4/2/2018).
Dikatakan, secara pangan dan sadang, Kabupaten Boltim telah memenuhinya. Tinggal bagaimana mendorong masyarakat untuk meningkatkannya, tentunya dengan membuka lapangan kerja baru di 80 desa. Untuk penurunan angka kemiskinan di Boltim, juga dipengaruhi oleh bantuan Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tiap tahun, sekitar Rp1 Miliiar.
“Maka tahun ini, saya akan menginstruksikan para sangadiuntuk memberdayakan Dandes lewat Badan Usaha Masyarakat Desa (BumDes). Untuk pekerjaan fisik dikurangi,” jelas Sehan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Slamet Umbola mengungkapkan, sudah ada beberapa BumDes yang sudah jalan, serta dapat bantuan dari pemerintah maupun swasta.
“Tercatat, dari 80 desa yang da di Boltim, sudah sekitar 25 desa yang BumDes-nya sudah jalan, sisanya 55 sudah ada pengurusnya,” terangnya.
Ditambahkan, keberadaann BumDes sangat penting, karena dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan perekonomian serta membantu masyarakat dalam megatasi kesulitan keuangan.
“Jadi diharapkan, bago deayang sudah memiliki BumDes agar dapat dikelola dengan baik,” imbau Slamet.(ayax vay)



