Perayaan Pawai Cap Go Meh Akan Melibatkan Budaya Lokal
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Pelaksanaan pawai cap go meh yang akan dilaksanakan di pusat kota, akhirnya disepakati bersama dalam rapat antara Pemkot Kotamobagu dan Umat Budha Tridharma Tian Shang Shen Mu Khung, Selasa (7/2) siang tadi. Pelaksanaannya dipastikan akan lebih meriah, karena pawai kali ini tidak hanya melibatkan budaya dari etnis Tionghoa, namun ada juga budaya lokal dan lainnya.
Asisten II Pemkot Kotamobagu Gunawan Damopolii mengatakan, perayaan pawai cap go meh sudah final, dan tinggal mempersiapkan pelaksanaan yang terjadwal, pada Sabtu (11/2) pekan ini.
“Kami tinggal sampaikan hasil rapat ini ke ibu wali kota. Intinya pemerintah sangat mendukung pelaksanaan ini, apalagi pawai melibatkan beberapa kebudayaan termasuk budaya lokal,” jelasnya, usai memimpin rapat antara pemerintah dan umat tridharma Kota Kotamobagu di ruang kerja Kepala Bagian Kesos Pemkot Kotamobagu, siang tadi.
Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu Bambang Ginoga menambahkan, dalam pawai ini selain Barongsai dan Tangsen dari Kebudayaan Tionghoa, ada juga dari lokal yakni Tarian Kabela dan Tarian Tuitan Kebudayaan Mongondow, kemudian Tarian Masamper Kebudayaan Sanger, Tarian Bali, Tarian Jawa dan lainnya.
“Kami pastikan perayaan pawai tapikong kali ini akan lebih meriah dari sebelumnya, yang dilakukan di pusat kota,” ujar Bambang.(me2t)



