41 Senat Politeknik se-Kunjungi Polimdo
BOLMORA.COM, SULUT- Sebanyak 41 senat Politeknik se Indonesia, Jumat (26/1/2024)sore tiba di Politeknik Negeri Manado (Polimdo). 
Terpantau oleh media ini, kedatangan rombongan senat itu disambut langsung Wakil Direktur (Wadir II) Politeknik Negeri manado (Polimdo), Susi Marentek, SE M, Ak dengan menyuguhkan tarian kabasaran Cakalele.
Rombongan yang langsung menuju gedung Polimdo tepatnya di area Gallery tampak takjub melihat fasilitas yang ada di Polimdo.
Wakil Direktur (Wadir II) Politeknik Negeri manado (Polimdo), Susi Marentek, SE M, Ak saat diwawancarai awak media disela giat itu pun ungkap rasa bangga atas antusias forum senat Politeknik Se-Indonesia yang menghadiri langsung hajatan para Ketua Senat politeknik tersebut yang diselenggarakan di Polimdo untuk tahun 2024.
“Dari 49 Politeknik, yang berkunjung ada 41. Itu luar biasa,” ungkap Marentek.
Menurut Wadir II yang bertugas mengurus Administrasi Umum & Keuangan ini, beberapa tahun belakangan ini, hanya forum senat yang mendapat atensi dari perwakilan politeknik se-Indonesia.
“Di forum lain susah, belum pernah ada pertemuan forum Wadir II selama tiga tahun terakhir yang menghadirkan 41 Politeknik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Susi Marentek juga memaparkan berbagai program yang dikembangkan setiap jurusan yang ada di Politeknik Negeri Manado.
“Dalam dua tahun terakhir kami mengembangkan factory untuk pembelajaran bagi mahasiswa. Seperti cafe dan bar yang dikelolah mahasiswa jurusan pariwisata. Selain itu, kami juga membangun galeri investasi untuk jurusan administrasi bisnis,” ungkap Marentek.
Diungkapkan Marentek, saat ini Polimdo akan menyusun berbagi program untuk mengembangkan jurusan pariwisata.
“Waktu acara evaluasi SBSN, Ibu Dirjen melalui tim SBSN menitipkan pesan kepada Direktur Polimdo, kami diharuskan untuk mengembangkan jurusan pariwisata. Ini yang menjadi tugas kami saat ini di Polimdo,” tukasnya.
Terpisah, Ketua Senat Politeknik Maritim Indonesia (PoliMARIN) Prof.Dr. Sri Tuti Rahayu, M.Si pun tak mampu sembunyikan ekspresi takjub saat berada di Polimdo.
“Ini kepuasan yang sangat luar biasa. Luar biasa banget,” ungkap Rahayu saat diwawancarai awak media.
Proses belajar mahasiswa Polimdo menurutnya memang menerapkan vokasi, dimana praktek langsung oleh mahasiswa.
“Belajar oleh mahasiswa tidak harus di kelas. Ini mengajari mahasiswa itu menjadi seorang entrepreneur, serius ini luar biasa,” kata Rahayu dengan nada takjub.
Rahayu pun mengatakan pola belajar dan fasilitas yang ada di Polimdo adalah impian yang ingin dilakukan PoliMARI.
Rahayu juga berpesan kepada mahasiswa Polimdo agar terus belajar dan berjuang.
“Karena ini untuk mereka. Masa depan Indonesia berada di tangan generasi emas,” tutup Rahayu
(Jane)



