Pemkab Bolsel Gelar Bimtek Pengimputan RUP APBD Tahun 2021

0
Pemkab Bolsel Gelar Bimtek Pengimputan RUP APBD Tahun 2021
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru saat menyampaikan sambutan

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) menggelar bimtek (bimbingan tehnik) tentang Pengimputan RUP (Rencana Umum Pengadaan) APBD (Anggran Pendapatan Belanja Daerah) tahun anggaran 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan di Room Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Selasa (5/1/2021) ini dibuka secara langsung oleh Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, didampingi Sekda Bolsel Marzanzius Arvan Ohy, Asisten III Setda Bolsel Rikson Paputungan, dan Kepala Inspektorat Daerah Paputungan.

Suasana saat pembukaan bimtek

Bimtek yang akan dilaksanakan selama tiga hari dengan peserta para PA (pengguna anggaran), KPA (kuasa pengguna anggaran), dan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemkab Bolsel ini, dibuka dengan laporan panitia, yang disampaikan oleh Kepala Bagian PBJ (Pengadaan barang dan Jasa) Setdakab Bolsel Anas Kangiden.

Bupati dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia meminta para peserta dapat mengikuti bimtek secara serius. Agar proses penginputan diaplikasi SiRUP cepat selesai, dan didahulukan dengan penginputan item-item DAK.

Menurut bupati, bimtek ini dimaksudkan untuk mempermudah OPD dalam mengupload RUP barang dan jasa dalam SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan). Yang mana, sistem ini dimaksudkan untuk transparansi dalam rencana pengadaan yang sudah diumumkan di SiRUP agar dapat mencegah terjadinya praktik KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), serta mendorong OPD sebagai pelaksana RAD-PPK (Rencana Aksi Daerah-Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi) oleh Pemkab Bolsel.

Tampak para peserta serius mengikuti bimtek

Adapun tujuan bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para peserta tentang penggunaan aplikasi SIiRUP yang telah diberlakukan secara Nasional oleh LKPP.

SiRUP sendiri adalah aplikasi berbasis web yang berfungsi sebagai sarana untuk mengumumkan RUP.

Dengan dilaksanakan bimtek ini, diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas layanan pengadaan untuk profesionalitas dan kemandirian atas dasar kejujuran, serta menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan barang dan jasa untuk mencegah terjadinya penyimpangan di dalam pengadaan barang dan jasa.

Foto bersama usai pembukaan Bimtek

Bupati yang kembali terpilih pada Pilkada Desember 2020 lalu ini juga berharap, rencana pengadaan barang dan jasa yang tertuang dalam RUP pada tahun 2021 sudah dapat ditayangkan pada bulan Januari 2021 ini. Sehingga, rencana pengadaan dapat dilihat langsung oleh publik. Karena, dengan keterbukaan informasi publik saat ini, informasi tentang data dan informasi yang dapat disebarkan secara luas menjadi kebutuhan bagi publik. Sehingga, data yang secara umum disebarkan menjadi perhatian dari masyarakat, termasuk di dalamnya informasi pengadaan barang dan jasa yang tertuang dalam RUP.

Oleh karenanya, dalam penginputan rencana pengadaan barang dan jasa tahun 2021, diperlukan akurasi data dan fakta. Agar perencanaan dan penganggaran yang telah disusun dapat dilaksanakan.

Diakhir sambutannya, bupati mengimbau agar para peserta bimtek tetap memperhatikan protokol kesehatan.

(Advertorial/Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here