Bolmong

Pandemi Belum Berakhir, Disdik Bolmong Gunakan Pembelajaran Daring dan Luring

BOLMORA.COM, BOLMONG – Di tahun 2021 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) masih akan menerapkan sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online, dan luring (luar jaringan) atau offline.

Kepala Disdik Bolmong Renty Mokoginta menyampaikan, di tahun 2021 pihaknya masih menerapkan sistem luring dan daring seperti tahun sebelumnya.

“Saat ini masih Pandemi Covid-19,” ucap Renty, saat ditemui, Senin (4/1/2021).

Menurutnya, sebagian besar siswa di Bolmong masih menggunakan sistem Luring. Ini dikarenakan tidak semua wilayah di daerah itu terjangkau jaringan internet.

“Untuk siswa yang tinggal di pusat kota, sebagian mengunakan sistem daring. Sementara untuk siswa yang tidak mempunyai smart phone, menggunakan sistem luring,” ungkapnya.

Menurut dia,  metode pembelajaran Luring dipilih karena letak geografis sekolah yang masih banyak berada di wilayah sulit jaringan internet, juga masih sedikitnya kepemilikan android pada wali murid. Dengan metode Luring itu, guru mengunjungi siswa yang akan dikelompokkan di daerah terdekat. Kemudian, guru bisa memberikan tugas pada para peserta didik tersebut.

“Guru diizinkan untuk kumpulkan siswa belajar di satu rumah, maksimal tujuh orang siswa,” kata Renty.

Dia menambahkan, pembelajaran model tersebut dilaksanakan minimal 2 hingga 3 kali seminggu. Ia menegaskan, siswa dan guru mutlak mematuhi protokol Covid-19.

“Harus pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” sebutnya.

Ditanya sampai kapan sistem Luring dan Daring diberlakukan, Renty menjawab belum bisa memastikan sampai kapan sistem pembelajaran seperti ini akan diberlakukan.

“Kami belum bisa memastikan. Harus menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan, serta pemerintah provinsi,” ujarnya.

Sambil melihat kondisi, dirinya berharap COVID-19 ini lenyap dari muka bumi, agar kegiatan belajar mengajar seperti biasanya bisa berjalan lancar.

“Kasihan juga anak-anak. Kita berharap COVID-19 ini segera lenyap dari bumi, supaya kita semuanya bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Namun demikian ia menegaskan, walau sistem belajar menggunakan metode Daring dan Luring, seluruh ASN dan Non ASN guru dan tenaga pendidik, wajib datang ke sekolah masing-masing. Sehingga, di sana mereka tetap merawat gedung dan mempersiapkan proses pembelajaran, tugas-tugas pada anak dan diskusi, bagaimana pembelajaran jarak jauh pada anak didik.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button