Kotamobagu

Bumdes di Kotamobagu Diminta Lebih Kreatif dan Inovatif dalam Mengembangkan Usaha di Masa Pandemi Covid-19

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kotamobagu meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk bisa lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan peluang usaha selama masa pandemi Covid-19 berlangsung.

Kepala Dinas DPMD Kotamobagu melalui Kasie Pengembangan SDM Sulastri Polii mengatakan, bahwa BUMDes yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu mengalami penurunan Pendapatan Asli Desa (PADes), akibat pandemi Covid-19.

“BUMDes harus bisa memanfaatkan peluang dan inovatif di tengah adanya pandemi ini, melihat peluang usaha yang muncul saat pandemi agar BUMdes tetap berjalan,” ujarnya. Selasa (22/12/2020).

Sulastri menilai, BUMDes yang bisa bertahan selama pandemi Covid-19 merupakan BUMDes yang bisa membaca dan memanfaatkan peluang yang ada di setiap desa.

”Baiknya BUMdes kedepannya melihat sumber daya alam yang ada. Melibatkan potensi yang ada di setiap desa, seperti potensi pariwisata, contohnya di Desa Bilalang 1 ada kopi, dan di Desa Moyag ada Gula aren, serta di Desa Sia ada anyaman,” terang Sulastri.

Lanjutnya mengatakan, “Sebelum Covid-19 pendapatan BUMdes masih stabil, tapi setelah adanya Covid-19 pendapatan mulai menurun,” sambungnya.

Di sisi lain, Plt Kepala DPMD, Usmar Mamonto, berharap kedepannya BUMdes bisa jadi penyangga perekonomian yang ada di Kota Kotamobagu.

“Yang sudah terbentuk di 15 desa tinggal kita benahi sekaligus evaluasi lagi. Dengan harapan BUMDes ini bisa menjadi penyangga ekonomi. Apalagi saat ini kita sedang menghadapi wabah corona,” pungkasnya. 

(Nisar)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button