BNN Kesulitan Melacak Narkoba Pada Pekerja Asing

BOLMORA.COM, BOLMONG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kesulitan melacak peredaran narkotika di kalangan pekerja asing di Bolmong.
“Kami alami kesulitan melacaknya,” kata kepala BNN Bolmong AKBP Juli Setiawan dalam konferensi pers di kantor BNN Bolmong, Selasa (17/12/2019).
Setiawan juga membeber, sulit masuk ke PT Conch. Diketahui perusahaan tersebut banyak mempekerjakan tenaga asing asal Cina.
“Sulit sekali masuk ke sana, paling cuma sampai di security saja, namun sebelumnya perna kesana bersma pihak imigrasi tapi bukan melakukan kegiatan BNN seperti tes urin atau sebaginya, kita kesana karena ikut kegiatan imigrasi,” kata dia.
Lanjut menurutnya, peredaran narkotika di kalangan warga asing musti diwaspadai. Sebab peredaran narkotika adalah kejahatan internasional.
“Kalau sabu itu kebanyakan masuk dari Cina, sedang ekstasy dari eropa,” katanya.
Sebut dia, peredaran narkotika international saat ini kebanyakan adalah lewat laut.
“Karena yang paling sulit terdeteksi yah lewat laut karea kalau jalur udara dan darat penjagaannya sangat ketat tapi bukan berarti lewat laut lemah,”ucapnya
AKP Dedi Dendana yang menjabat Kasie Pemberantasan Narkoba mengatakan, Bolmong Raya yang selama ini dikenal sebagai daerah transit narkotika, namun bisa saja jadi daerah tujuan narkotika.
“Kasus narkotika di BMr apalagi di Kotamobagu sangat banyak,” kata dia.
Terpisah, upaya konfirmasi dengan PT Conch sudah ditempuh wartawan Bolmora.com, namun hingga berita ini diturunkan PT Conch melalui juru bicaranya belum memberikan keterangan resmi.
(Tim Redaksi)



