UDK dan Pemkab Bolmong Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

0
446
UDK dan Pemkab Bolmong Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa
Pembukaan Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa yang dilaksanakan oleh UDK bekerja sama dengan Pemkab Bolmong
Advertisement

BOLMORA, BOLMONG – Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), melalui  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong), menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan desa, yang dilaksanakan di Sutan Raja Hotel Kotamobagu, Rabu (19/12/2018).

Wakil Rektor II UDK Dr (Cand) Indah Samuel, SE, ME, Mappi (Cert) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama dengan pihak Pemkab Bolmong.

“Sebelumnya sudah ada MoU antara UDK dan Pemkab Bolmong. Poin-poin dalam MoU itu antara lain pendidikan, pelatihan dan penelitian. Dari poin-poin inillah Bimtek dapat terlaksana dengan baik. Tujuannya, supaya pemerintah desa dapat lebih mengerti regulasi cara pengelolaan keuangan yang baik, dan mengetahui bagaimana kelola keuangan desa, juga tahu sanksinya jika saja ada penyelewengan,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UDK Erna Manoppo SE, Msi, berharap materi yang didapat dari kegiatan itu dapat diterapkan secara efektif oleh pihak pemerintah desa.

“Melalui Bimtek ini, tinggi harapan saya agar pemerintah desadapat mengimplementasikan dengan baik. Semoga juga ke depan akan ada lagikegiatan-kegiatan yang lain, dan UDK dapat bekerja sama dengan instansimanapun,” harapnya.

Foto bersama jajaran Pemkab Bolmong, pihak UDK dan Unsur Forkompimda

Sekda Bolmong Tahlis Gallang, saat membawakan materi tentang perencanaan dan penganggaran mengatakan, indikator pencapaian kemajuan daerah ditunjang dengan Dana Desa (Dandes) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Artinya, ada kegiatan desa yang tidak didanai Pemda, tetapi sesungguhnya menunjang target Pemda.

“Seperti kegiatan jalan-jalan pertanian desa, tidak perlu dibiayai oleh Pemda, karena desa sudah menganggarkan itu. Saya bersyukur karena ada kesesuaian antara RPJMDes dan RPJM Daerah, sehingga apapun yang dilakukan pemerintah desa, nilai manfaatnya adalah meningkatkan kinerja kabupaten,” ungkap Tahlis.

Kegiatan yang diikuti 178 peserta perwakilan dari 89 desa ini merupakan Bimtek tahap kedua pengelolaan keuangan desa, yang sebelumnya digelar pada Oktober lalu. Bimtek ini digelar selama tiga hari sejak Senin (17/12).

“Sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober. Jadi, dibagi dalam dua tahap. Karena di Bolmong ada dua ratus desa, maka dibagi dua sesi, seratus-seratus tiap sesi, karena tempat yang terbatas. Masing-masing desa diwakili dua orang, yakni sangadi dan bendahara,” ungkap Ketua LP2M Priyawanto Kasim S.Hut, Msi.

Diketahui, pada kegiatan itu turut menghadirkan pemateri dari Kementerian Desa (Kemendes), Dirjen PDT Dr Dwi Rudi Hartoyo, Badan Pengawan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulut, akademisi UDK Dr (Cand) Indah Samuel, SE, ME, Mappi (Cert), tentang peningkatan pendapatan asli desa melalui Bumdes, dan dari Inspektorat Bolmong mengenai audit Dandes.

(**/agung) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here