Bupati Tegaskan Pentingnya Data Kependudukan
BOLMORA, BOLTIM – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, SH, Kamis (13/12/2018), membuka secara resmi kegiatan sosialisasi kebijakan kependudukan dan catatan sipil, sekaligus penyerahan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) Tahun 2018.
Agenda ini merupakan bagian dari program kegiatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Boltim, yang dilaksanakan di gedung SKB Desa Togid.
Melalui kegiatan yang menghadirkan seluruh pimpinan SKPD dan para sangadi beserta aparatnya ini, bupati mengatakan pentingnya agenda tersebut. Hal ini didasari oleh belum tercapainya tertib administrasi yang diharapkan bersama. Tidak hanya itu, khusus kalangan masyarakat juga belum paham tentang arti dan pentingnya dokumen kependudukan.
“Belum maksimalnya pencapaian data penduduk disebabkan tingkat kesadaran masyarakat yang masih kurang, guna memiliki dokumen kependudukan. Terlepas dari itu, tentu peran aparat desa sangat diperlukan dalam melakukan pengumpulan data,” ujar bupati.
Lanjutnya, informasi kependudukan bisa diperoleh dari kartu keluarga, KTP dan akta kelahiran. Tapi, yang jadi permasalahan apakah data tersebut bisa diyakini kebenarannya.
“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh sangadi agar dalam melaporkan atau pendataan data kependudukan harus benar-benar sesuai dengan data asli yang ada,” imbuhnya.
Eyang sapaan bupati dua periode ini juga menerangkan, rendahnya inisiatif warga dalam membuat akta kematian keluarganya menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi data penduduk. Begitupun dengan akta kelahiran, sehingga diharapkan peran aktif aparat desa untuk melaporkan kematian warganya.
“Data kependudukan yang valid khususnya di Boltim, akan sangat berpengaruh dan membantu Pemerintah daerah dalam merumuskan suatu program pembangunan menuju kesejahteraan rakyat,” tandasnya.
Diketahui, sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Kemenag Boltim dan Pengadilan Agama, yakni Hi. Muhammad Ma’ruf, dan Syaoqil Ahmad.
(ayax vay)



