Pembangunan Bandara di Bolmong Kian Pasti Terlaksana, Pemkab Alokasikan Rp2 M untuk Jalan Masuk
BOLMORA, BOLMONG – Progres pembangunan Bandar Udara (Bandara) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kian pasti terlaksana. Pun Pemerintah Kabupaten terus menseriusinya. Bahkan pada APBD tahun 2017, Pemkab Bolmong telah mengalokasikan dana sharing sebesar Rp2 miliar, untuk pembangunan jalan masuk ke lokasi bandara. Hal ini dikatakan Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung, belum lama ini.
“Telah dialokasikan dana sharing melalui Dinas PU sebesar Rp2 miliar, untuk menunjang pembangunan bandara. Dana ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan bandara,” jelas Watung.
Watung mengaku optimis jika di tahun 2017 nanti, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemehub-RI) akan mengalokasikan dana pembangunan bandara yang terletak di Desa Lalow, Kecamatan Lolak itu.
“Meski belum dipastikan berapa nominalnya, namun pihak Kemenhub sudah menyusun pengalokasian anggaran pembangunannya, pada tahun 2017. Olehnya, demi terwujudnya pembangunan bandara di daerah ini, maka dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, terlebih masyarakat Kabupaten Bolmong,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infoprmasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bolmong Eka Putra Korompot mengatakan, pada Jumat (16/12/2016) lalu, pihaknya bersama Penjabat Bupati Adrianus Nixon Watung, telah mengunjungi Kemenhub-RI untuk mempersiapkan seluruh administrasi yang dibutuhkan dalam pembangunan bandara, termasuk telah dilakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah lahan.
“Penandatanganan naskah hibah melibatkan Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub-RI dan pemkab Bolmong,” ungkap Eka.
Menurutnya, hibah dari Pemkab Bolmong kepada Dirjen Perhubungan Udara, berupa lahan untuk pembangunan bandara serta dokumen studi kelayakan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Seluruh administrassi pembangunan bandara sudah siap. Kita tinggal menunggu jadwal pertemuan kembali dengan pihak kementerian untuk penandatanganan Momerandum off Understanding (MoU) terkait alokasi anggaran melalui APBN, yang saat ini sedang disusun oleh pihak Badara Naha selaku satuan kerja (Satker) pembangunan bandara di Bolmong,” paparnya.
Eka menegaskan, Dishubkomifo sebagai instansi teknis sudah melakukan proses demi proses sesuai tahapan yang diperlukan, guna terwujudnya pembangunan bandara seperti yang diharapkan bersama.
“Untuk usulan awal, dana pembangunan bandara baru sekitar Rp60 miliar. Tapi nanti akan dibicarakan kembali, sebagaimana rencana pihak Kemenhub RI,” kata Eka.(wandy)



