Pendidikan & Kesehatan

Stevie Kaligis Cs Gelar FGD Pemanfaatan Konsep Ecobrik di Minut

BOLMORA.COM, SULUT – Tim Peneliti yang diketuai Stevie Kaligis menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Desa Sarawet, mitra Pokdarwis, SMK Pariwisata Likupang, serta Sekolah Tinggi Pariwisata Sulawesi Utara di Sentra Hotel, Minahasa Utara.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara dan Asosiasi Praktisi Pariwisata Indonesia (Apwisindo) Sulawesi Utara.

FGD tersebut menjadi ruang bertukar pikiran dan merumuskan strategi pengembangan Desa Sarawet sebagai desa wisata yang berkelanjutan.

Salah satu fokus utama diskusi adalah pemanfaatan konsep ecobrik sebagai solusi pengelolaan sampah plastik, serta pengembangan ecowisata yang mampu mengangkat potensi alam dan budaya lokal.

Ferdy D. R Tulong, S.ST, Par sebagai narasumber dari Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara bahwa penerapan konsep ramah lingkungan kini menjadi indikator penting dalam pengembangan destinasi wisata.

Desa Sarawet disebut memiliki peluang besar untuk berkembang karena kekayaan alam serta komitmen masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

Sedangkan Stevie Kaligis sebagai Ketua Tim Peneliti menekankan pentingnya kolaborasi multi pihak pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, dan pelaku pariwisata untuk memastikan program yang disusun dapat berjalan efektif.

“Sebagai peneliti berharap hasil penelitian ini dapat memberi dampak ekonomi, sosial dan lingkungan. Ekonomi bisa menambah penghasilan masyarakat,” ujar Stevie.

Lanjutnya lagi, secara sosial masyrakat sadar akan cara membuang sampah dengan benar.

“Karena bisa bernilai ekonomi jika di manfaatkan daur ulang dan secara lingkungan bisa meningkatkan kebersihan dan keasrian lingkungan, tapi juga dengan ecobrik bisa menambah keindahan objek pariwisata yang berwawasan lingkungan yang hijau,” tutur Stevie.

Pun tambah Stevie peserta dari SMK Pariwisata dan STP Sulawesi Utara juga memberikan kontribusi terkait edukasi wisata serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Melalui FGD ini lahir sejumlah rekomendasi termasuk pembentukan pusat pelatihan ecobrik di desa, pembuatan paket wisata edukasi, serta kampanye wisata bersih,” sebut dia.

Adapun Pemerintah desa menyambut positif usulan tersebut dan siap berkoordinasi dengan para mitra dalam implementasinya.
FGD ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju terwujudnya Desa Sarawet sebagai desa wisata berbasis lingkungan yang modern namun tetap mempertahankan kearifan lokal.

(*/Jane)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button