Gelar Simulasi, PT PP Bendungan Lolak Edukasi Pekerja Tentang Kecelakaan Kerja
BOLMORA.COM, BOLMONG – Pengerjaan proyek Bendungan Lolak yang ada di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulut, terus dipacu.
Proyek yang dibangun sejak 2015 lalu itu, dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP.
Meskipun pekerjaan tetap dikebut, pihak PT PP yang melakukan pekerjaan tak pernah mengesampingkan aspek Keselamatan Kerja Pada seluruh Tenaga Kerja mereka.
Salah satunya dilakukan dengan simulasi kejadian kecelakaan yang dilakukan pada Rabu (10/11/2021) di lokasi pembangunan Bendungan Lolak.
Menurut Syahroni selaku GSP pada proyek Bendungan Lolak mengatakan jika simulasi ini dilakukan untuk mengedukasi para pekerja tentang latihan training cara menyelamatkan orang bila terjadi kecelakaan kerja.

Simulasi yang dilakukan oleh PT PP tentang kecelakaan kerja
“Jadi kami ingin mengedukasi para pekerja tentang cara menyelamatkan orang bila terjadi kecelakaan,” kata dia.
Pria yang akrab disapa Roni ini mengatakan, semua karyawan perlu diedukasi mengenai kejadian emergency.
Hal ini agar mereka semua dapat melakukan penyelamatan diri bila terjadi kecelakaan.
“Ini Komitmen kami agar selalu mengedukasi para pekerja, bahkan sampai level pekerja (Civil Worker),”Kata Roni.
Kegiatan yang dimotori oleh HSE Supervisor Miryan Sinaga ini, dilakukan dengan menyusun skenario apik.
Selain itu, Miryan juga berkolaborasi serta berkoordinasi ke semua orang yang berada di lokasi kerja secara detail.
Miryan mengatakan semua alur proses mitigasi sudah dilakukan oleh pihaknya.
Mulai dari perencanaan, persiapan alat, lokasi simulasi, dan menghitung golden time penyelamatan orang tenggelam.
“Simulasi ini juga melibatkan tim medivac (Paramedis), mengenai teknis penaganan orang tenggelam,” kata dia.
Disamping itu Roni mengatakan, tujuan dilaksanakannya simulasi ini adalah melatih semua orang agar selalu siap dalam situasi emergency apa saja.
“Semoga dengan latihan ini dapat meningkatkan pengetahuan Karyawan dalam hal yeknik Rescue (penyelamatan),” kata dia.
Perlu diketahui Kegiatan drill tersebut melibatkan semua unsur, pengamanan, tim lapangan, pekerja, tim medivac dan terkhusus tim HSE Selaku Supervisi keselamatan kerja.
Antusias pekerja sangat tinggi mengikuti Kegiatan ini.
“Alhamdulillah, kedepan kita akan selalu melaksanakan kegiatan simulasi dengan case yang berbeda agar pekerja kita siap,” tandas Roni.
(Agung)



