KNPI Bolmong Tidak Terpengaruh Dualisme Kepemimpinan Pusat
BOLMORA.COM, BOLMONG – Menyikapi dualisme kepemimpinan KNPI pusat yang berimbas di KNPI Sulawesi Utara (Sulut) hingga ke daerah, DPD KNPI Bolaang Mongondow (Bolmong) mengeluarkan penyataan sikap.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Abdussalam Bonde menyatakan, pemuda Bolmong tetap solid tidak terpengaruh dengan dualisme kepemimpinan di pusat.
“Justru DPD KNPI Bolmong mengajak pemuda Indonesia mari dewasa dalam berorganisasi, tempuh jalur konstitusional organisasi dalam menghadapi persoalan,” kata dia.
Ia menyatakan masa Kepengurusan DPD KNPI Bolmong sampe 2022 sesuai SK yang di keluarkan oleh DPD KNPI Sulut dan telah di akui oleh pemerintah daerah.
“Adapun muncul DPD KNPI Bolmong yang di karateker itu tidak sah karena secara konstitusi yang bisa di karateker adalah pengurus yang sudah habis masa kepengurusannya,” katanya.
“Kalaupun dalilnya adalah karena karateker DPD Sulut dari dua versi DPP KNPI maka tugasnya bukan mengkateker DPD KNPI Kab/Kota yang aktif.
Tapi menyelenggarakan Musda KNPI Sulut dengan mendahulukan rekonsiliasi di kalangan pemuda Sulut bukan dengan cara mengobok-obok pemuda sulut,” kata dia.
Ia menduga ada aktor intelektual yang sengaja membangun peta konlik yang karena tidak ada pekerjaan, gagal pada kompetisi dipusat akhirnya memanfaatkan momen konplik DPP KNPI dan membawanya di sulut, hingga ke Kab/Kota. Akhinya bukan persatuan pemuda yang tetbangun tapi konflik pemuda.
“Untuk itu saya mengajak semua kader KNPI Bolmong tetap solid, rileks, satu komando dan tidak perlu terbawa dengan konflik yang sengaja diciptakan untuk menghancurkan pemuda Bolmong,” katanya.
(Agung)



