Bolmut

Dinas Pertanian Bolmut Tegaskan Rekom BBM Bersubsidi Tidak Berlaku

BOLMORA.COM, BOLMUT — Penyalahgunaan Rekomendasi pengambilan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di Pertamina Bintauna akhir-akhir ini menjadi sorotan dan dinilai sangat meresahkan masyarakat Bolmut. 

Terutama bagi para konsumen pengendara roda dua (2) dan roda empat (4) yang harus antri berjam-jam untuk bisa mendapatkan BBM bersubsidi dan ironisnya mereka sering kali tidak kebagian BBM bersubsidi karena habis diberikan kepada oknum-oknum masyarakat yang mengaku memiliki rekomendasi dari Dinas Pertanian Bolmut.

“Saya antri berjam-jam dan melihat secara langsung praktek pengisian BBM bersubsidi menggunakan galon, Banyak masyarakat tidak kebagian BBM bersubsidi karena begitu banyaknya antrian galon yang bervariasi antara 25 sampai 35 liter yang ketika ditanya kepada petugas nosel, katanya itu adalah masyarakat petani yang memiliki rekom dari Dinas Pertanian Bolmut.” beber salah seorang ASN Bolmut yang meminta namanya tidak dipublish.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sutrisno Goma, melalui Kepala Bidang Pertanian Safrudin Pontoh saat di temui awak media Bolmora.com di ruang kerjanya, senin (25/11) mengatakan, pertahun 2017 sampai dengan saat ini rekomendasi pengambilan BBM bersubsidi untuk masyarakat petani yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Bolmut sudah tidak berlaku lagi.

“Sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini, rekom BBM bersubsidi yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Bolmut yang diperuntukan untuk masyarakat petani sudah tidak berlaku lagi.” tegas Pontoh.

Pihaknya sering menerima laporan dari masyarakat tentang maraknya penyalahgunaan rekom BBM bersubsidi oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga kami sudah tidak lagi berlakukan rekom tersebut.

“Dirinya juga tidak menampik tentang adanya dugaan kerja sama yang saling menguntungkan antara petugas pertamina dan oknum masyarakat yang mengaku memiliki rekom BBM bersubsidi dari Dinas Pertanian Bolmut.” teranya.

Di Akhir tahun 2019 dan jelang tahun 2020 kami akan mendata ulang mana-mana saja masyarakat bolmut yang berprofesi sebagai petani dan mana-mana saja kelompok petani berdasarkan data Badan Penyuluh Pertanian (BPP) di masing-masing desa, agar rekom BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran.

“Masyarakat petani dan kelompok petani silahkan memasukan permohonan pengajuan rekom BBM bersubsidi karena rekom sebelumnya sudah tidak berlaku, mengingat petani itu beda dengan nelayan yang bisa saja tiap hari melaut, sementara petani itu selain menyesuaikan dengan musim penghujan tentu ada saat-saat tertentu untuk bercocok tanam, entah persawahan atau palawija.” tutup Pontoh sembari menghimbau kepada pihak Pertamina agar tidak melayani pengisian galon yang mengatasnamakan Dinas Pertanian Bolmut. 

(Awall)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button