Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Hukrim & Peristiwa

Aparat Kepolisian Sita Puluhan Panah Wayer

BOLMORA.COM, HUKRIM – Aparat Polsek Dumoga Timur menyita puluhan senjata tajam jenis panah wayer dan parang dalam tarkam Dumoga versus Pinonobatuan Minggu (10/11/2018) malam. 

Diketahui tarkam tersebut menyebabkan sebanyak 23 warga kedua desa luka – luka terkena peluru senapan angin. 

Kapolsek Dumoga Timur AKP Hanny Lukas menyatakan konflik tersebut dipicu warga kedua desa menuntut ganti rugi mobil dan rumah yang dirusak dalam tarkam sebelumnya.

Terinformasi Penyerangan dipicu dendam lama. Pada 29 September lalu, iring -iringan kendaraan warga Desa Pinonobatuan yang tengah menjemput jenazah diserang warga Desa Dumoga.

Warga Desa Pinonobatuan berjanji akan melakukan aksi balasan tepat pada 40 hari kematian jenazah. Janji itu kemudian ditepati pada hari pahlawan 10 November.

Dari informasi yang dihimpun Bolmora.com, Sebanyak 23 orang jadi korban luka luka terkena peluru senapan angin dan tikaman tombak. 17 korban berasal dari desa Pinonobatuan, 6 dari desa Dumoga. Sedangkan dua korban dari desa Pinonobatuan mengalami luka serius hingga dirujuk ke rumah sakit.

Informasi yang dirangkum dari Polres Kotamobagu, warga Pinonobatuan menyerang dari arah Desa Modomang, melewati saluran Irigasi belakang Mapolsek Dumoga.

(Agung)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button