Kotamobagu

Dosen UGM dan Diskominfo Sulut Kunjungi Data Center dan Command Center Kota Kotamobagu

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Tak bisa dimungkiri, ternyata Command Center milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menjadi pusat perhatian sekaligus pembanding daerah se-Sulut dalam penerapan dan pengelolaan Data Center Informasi dan Teknologi.

Pun Jumat (23/11/2018), salah satu Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) sekaligus wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Amirullah Setya Hardi, turut mengunjungi langsung pengelolaan Command Center, yang saat ini menjadi pilot projeck di Provinsi Sulut.

Ke depan, kalau memang akan menuju program kota smart city, maka perlu terus menjadi perhatian pemerintah daerah, terlebih pengelolannya. Saya lihat pengelolaanya sudah sangat baik,” ungkap Amirulah.

Dia mengatakan, nantinya proses pengelolaan untuk mengoleksi data perlu lebih dikembangkan lagi.

“Intinya, dengan adanya data center ini, tinggal bagaimana untuk dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Kota Kotamobagu sudah jauh lebih maju, jika melihat proses pengelolaan data center ini. Untuk Diskominfo, saya nilai sudah sukses,” katanya.

Pihak Pemprov Sulut sendiri, yang juga turut mengunjungi pusat data center Kota Kotamobagu, mengakui kelebihan pengelolaan oleh Pemkot Kotamobagu.

“Pemprov Sulut, baru rencana akan membuat Command Center tahun depan (2019). Untuk itu, perlu studi ke Kota Kotamobagu yang sudah lebih dulu mengelolanya, yang kini berjalan dengan baik dan sukses,” ungkap Jhon F. Rembet, Kabid Penyelenggaraan e-Goverment Diskominfo Sulut.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Kotamobagu Ahmad Yani Umar, saat menerima langsung kunjungan tersebut menjelaskan, berbagai proses pengelolaan Command Center dilakukan selama 24 jam, yakni setiap data yang masuk tetap dilaporkan ke pimpinan dalam hal ini Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan.

“Secara teknis, melalui tim yang bertugas rutin melaporkan berbagai data yang masuk ke Command Center ke pimpinan, baik wali kota maupun wakil wali kota. Mulai dari data persentase kehadiran ASN, dan data lainnya, sampai pada keadaan, termasuk bencana alam,” terangnya.

“Termasuk nantinya, sementara dirancang konektifitas kegiatan dalam sekolah, yang nantinya orang tua murid bisa meminta laporan keberadaan anaknya di sekolah, apakah masuk sekolah atau tidak. Ini juga nantinya akan dikoordinasikan oleh Kepsek dan Dinas Pendidikan,” ulas Yani.

(*/me2t) 

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button