Tahlis Tanggapi Pernyataan Bupati Boltim
BOLMORA, BOLMONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, menanggapi pernyataan Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, yang memberikan warning kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bolmong.
Menurut Tahlis, PDAM itu perusahaan daerah yang orientasinya selain pelayanan kepada masyarakat juga untuk profit.
“Kalaupun PDAM akan keluar dari Boltim, tidak serta merta aset PDAM yang ada di Boltim menjadi aset Pemda Boltim,” ujarnya.
Lanjutnya, Pemda Bolmong saat ini telah meminta ke pihak PDAM agar lebih fokus membenahi jaringan pipa air bersih di wilayah Bolmong.
“Saat ini kami meminta kepada PDAM agar lebih fokus pada pencapaian universal akses, yang salah satu targetnya di tahun 2019 adalah 100 persen, atau masyarakat terlayani dengan air bersih,” terang Tahlis.
Terpisah, Direktur Utama (Dirut) PDAM Irwan Paputungan mengatakan, apa yang disampaikan Bupati Boltim tak segampang membalikan telapak tangan. Untuk mengambil aset PDAM, bukan segampang mengambil kantor kecamatan atau kantor-kantor yang didirikan pemerintah.
“Kami adalah BUMD milik daerah, dan tidak segampang itu ada pihak yang akan mengambil alih. Kami juga punya atasan, yakni Bupati Bolmong,” cetus Irwan, saat dihubungi.
Namun, saya no coment jika diminta penjelasan. Sebab, hal ini harus diselesaikan antara kedua daerah yang bersangkutan.
“Saya tidak memberikam komentar lebih. Kita lihat saja nanti bagaimana ke depan,” kata irwan
Sebelumnya, Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan, sesuai kesepakatan antara Pemda dan DPRD Boltim, akan menyurat kepada PDAM selambat-lambatnya tanggal 31 Desember 2018, PDAM Bolmong harus keluar dari Boltim.
Baca: Sehan Minta PDAM Bolmong Segera Angkat Kaki dari Boltim
(agung)



